Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Terbitkan Kartun Tsunami, Media Malaysia Akhirnya Minta Maaf

Minggu, 13 Maret 2011, 21:48 WIB
Komentar : 0
Kaskus.us
Gambar kartun yang menyindir tsunami di Jepang, yang dimuat di koran Berita Harian, Malaysia, Ahad (13/3).
Gambar kartun yang menyindir tsunami di Jepang, yang dimuat di koran Berita Harian, Malaysia, Ahad (13/3).

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR--Berita Harian, koran Malaysia terpaksa meminta maaf kepada seluruh pembaca dan rakyat Jepang karena memuat gambar kartun terkait tsunami dahsyat di Jepang.

Kartun itu bergambar tokoh jagoan fiktif yang populer dari Jepang, Ultraman. Dia berlari di kejar gelombang besar bertuliskan tsunami.

Begitu kartun ini muncul di koran, Ahad, Berita Harian langsung menerima protes dari segala penjuru. Koran ini dianggap tidak sensitif terhadap bencana dahsyat di Jepang, justru malah memperolok-olok bencana itu dan memperburuk situasi.

Redaksi Berita Harian langsung meminta maaf secara terbuka di laman mereka, www.bharian.com/my. "Merujuk kepada ilustrasi mengenai tragedi tsunami di Jepun yang mencetuskan kontroversi dalam Berita Minggu hari ini, kami ingin menjelaskan bahawa kami tidak berniat untuk mempersenda atau menunjukkan sikap kurang prihatin terhadap peristiwa yang berlaku Jumaat lalu."

"Kami mendapat banyak reaksi daripada pembaca berhubung ilustrasi itu menerusi laman sosial dan panggilan telefon daripada orang ramai yang prihatin mengenai nasib rakyat Jepun," demikian tanggapan Berita Harian.

Mereka mengaku sebenarnya sensitif terhadap bencana di Jepang. Malah mereka membuka dompet peduli bencana Jepang. Berita Harian juga mengirim wartawannya ke Jepang untuk mereportase situasi sebenarnya.

"Pelukis ilustrasi kami turut meminta maaf atas lakaran yang menimbulkan kontroversi. Kami amat simpati dengan kejadian terbabit dan sekali lagi memohon maaf atas rasa kurang senang yang timbul berikutan penerbitan ilustrasi itu."

Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Berita Harian
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  jay Selasa, 22 Maret 2011, 06:11
aduhhhh.....jgn kmu org cari prtengkaran...baik kita sama2 kaji diri memasing apa kejebihan apa kekurangan....bunuh prkataan 'shit' dlm bhasa kita....kita negara timur...!!!!!
  retr0 Jumat, 18 Maret 2011, 13:44
cobalah sedar.......whai sobat..
  retrospect Jumat, 18 Maret 2011, 13:44
coba bikir sebelom buat...whai sobat....
  gatot Selasa, 15 Maret 2011, 14:07
Saya rasa si pembuat karikatur cuma mau menggambarkan bahwa bahkan seorang superhero ga berdaya melawan tsunami. namun dia tidak memikirkan apakah itu pantas di terbitkan ditengah rasa prihatin dan penderitaan rakyat Jepang. Dimanakah hati nuranimu sobat....
  menlU Selasa, 15 Maret 2011, 12:14
janganlah kamu menjadi INDONshit dan MALAYshit....gunakan bahasa yang elok kalau ingin memberi pendapat...

  VIDEO TERBARU
Tokoh Perubahan 2013, Inspirasi Indonesia
JAKARTA -- Republika menganugerahkan gelar Tokoh Perubahan 2013 kepada beberapa tokoh yang memberi inspirasi pada Indonesia. Untuk tahun ini tokoh yang mendapat gelar...