Tuesday, 27 Zulhijjah 1435 / 21 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Akibat Tsunami Jepang, 4 Juta Rumah Mati Lampu

Friday, 11 March 2011, 17:42 WIB
Komentar : 0
AP PHOTO
Potongan video NHK memperlihatkan Sejumlah kendaraan tersapu oleh gelombang tsunami di kawasan pantai Jepang timur setelah gempa 8,9 SR mengguncang wilayah Timur Laut negara itu, Jumat (11/3/2010)
Potongan video NHK memperlihatkan Sejumlah kendaraan tersapu oleh gelombang tsunami di kawasan pantai Jepang timur setelah gempa 8,9 SR mengguncang wilayah Timur Laut negara itu, Jumat (11/3/2010)

REPUBLIKA.CO.ID,TOKYO - Tsunami akibat gempa berkekuatan 8,9 skala richter membuat sebanyak 4 juta rumah di Jepang mati lampu. Sedikitnya titik api muncul di sepuluh titik lokasi kota Tokyo.

Tayangan televisi menunjukkan banjir tsunami menerjang sejumlah daerah. Gulungan air berwarna hitam menggulung mobil-mobil dan rumah-rumah. Gelombang Lumpur saling balap membalap sepanjang sungai Natori di kota Sendai dan menyelimuti ladang pertanian.

Di ibukota Tokyo, jutaan orang berlindung di dalam gedung-gedung yang bergoyang-goyang. ''Beberapa orang mengalami luka-luka ketika atap aula runtuh saat upacara wisuda,'' kata polisi. Tempat parkir Tokyo Disneyland tergenang air.

Sebuah hotel runtuh di kota Sendai. Orang-orang di dalamnya dikhawatirkan terkubur dalam reruntuhan.

Sony Corp,
raksasa elektronik yang merupakan salah satu eksportir terbesar, menutup enam pabrik. Demikian laporan harian Kyodo. ''Jet angkatan udara berlari menuju pantai timur laut untuk mendeteksi tingkat kerusakan akibat tsunami,'' tulisnya.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : AP
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jokowi: Mari bergerak dan Bekerja Keras
 JAKARTA -- Presiden Indonesia, Joko Widodo menghadiri acara 'Syukuran Rakyat Salam 3 Jari' di Monumen Nasional (Monas), Senin (20/10). Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengajak...