Pesta Seks, Narkoba, dan Rock N Roll Diam-diam Hadir di Jeddah

Sabtu, 12 Pebruari 2011, 13:49 WIB
blogs.telegraph.co.uk
Pesta Seks, Narkoba, dan Rock N Roll  Diam-diam Hadir di Jeddah
Kehidupan malam bawah tanah di Jeddah, Arab Saudi
Berita Terkait

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH - Godaan duniawi kini tersedia di Jeddah, Arab Saudi. Alkohol, narkoba, dan seks kini tersedia, tetapi tegas di balik pintu tertutup.

Demikian bunyi bocoran lain Wikileaks. Informasi ini dikirimkan tahun lalu dari konsulat jenderal Amerika Serikat di Jeddah. Di Arab Saudi, alkohol dilarang dan hubungan lawan jenis diatur secara ketat.

"Di belakang fasad konservatisme Wahabi, kehidupan malam bawah tanah bagi pemuda elit Jeddah  berkembang dan berdenyut," tulis laporan itu.

Sebagai bukti, Konsul Jenderal Martin Quinn mengacu pada pesta Halloween tahun lalu. Laporan yang kemudian dihapus berbunyi: "Bersama dengan lebih dari 150 Saudi muda (laki-laki dan perempuan sebagian besar berusia  20-an dan awal 30-an tahun), ConGenOffs menerima undangan ke pesta Halloween bawah tanah di kediaman Pangeran XXXX di Jeddah pada XXXX."

"Adegan mirip sebuah klub malam di manapun di luar kerajaan: alkohol berlimpah, pasangan muda menari, seorang DJ ada di balik turntable, dan semua orang mengenakan kostum," katanya.

Aparat kepolisian "menjaga" pesta ini agar tak terendus polisi agama. "Ada ribuan pangeran di Arab Saudi hadir di pesta ini."

Adapun rincian pesta, kabel Wikileaks melanjutkan: "Mereka menyewa bartender asal Filipina khusus untuk meramu koktail menggunakan sadiqi, sejenis minuman keras buatan lokal .... dari obrolan yang terdengar,  sejumlah  tamu adalah perempuan pekerja."

Kabel melanjutkan dengan membuat garis bewah bahwa ada pasar gelap minuman keras mahal - bahkan untuk pangeran. Se botol vodka Smirnoff dijual setara dengan  400 dolar AS. "Selain itu, meskipun tidak menyaksikan langsung  dalam pesta kokain itu,  menggunakan ganja adalah umum dalam lingkaran sosial dan telah dilihat pada kesempatan lain," tambahnya.

Konsul Jenderal menarik kesimpulan yang menarik pada akhir pengiriman. "Ini fenomena yang relatif baru di Jeddah ... Hal ini tidak biasa di Jeddah untuk rumah pribadi  mewah  basement-nya dimanfaatkan untuk bar, diskotik, pusat hiburan, dan klub."

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: CNN
Dari Jabir ra, bahwa Rasulullah saw bersabda: "Aku berkurban di sini dan Mina seluruhnya tampat penyembelihan kurban, maka berkurbanlah di tempat kemah-kemahmu. Aku wukuf di sini dan Arafah seluruhnya tempat wukuf. Aku menginap di sini dan Mudzalifah seluruhnya tempat menginap." (HR Muslim)
Alwi Mursyidi, Minggu, 29 Mei 2011, 13:06

ada beberapa yang tidak konsisten dalam penulisan ini. pertama di tuliskan 150 orang. ternyata ada ribuan. kedua di katakan memakai kostum (kostum hollowen tentunya), tp km lihat sendiri kostum merek.. menunjukan kehidupan sex bebas kah..??? saya katakan ini berita BOHONG..!!!

3 Balasan
jundumuhammad, Sabtu, 19 Mei 2012, 22:33

Baca baik-baik alwi mursyidi@:
"... lebih dari 150 ..."

uki, Rabu, 21 Desember 2011, 08:17

hihihi..
wahabier kebakar jenggot..

andik, Jumat, 3 Juni 2011, 06:37

bisa benar bisa salah.

Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...