Mengaku Sakit, Mubarak Bakal Terbang ke Jerman

Sunday, 06 February 2011, 12:55 WIB
Mengaku Sakit, Mubarak Bakal Terbang ke Jerman
Hosni Mubarak

REPUBLIKA.CO.ID,Tidak diketahui kebenaran akan sakitnya Presiden Mesir Hosni Mubarak. Namun, media-media Barat mengungkapkan bahwa, Mubarak, yang didemo warganya untuk mundur dari jabatan presiden bakal terbang ke Jerman untuk berobat.

Harian The New York Times misalnya, melaporkan, "Mubarak akan meninggalkan Sharm El-Sheikh menuju Jerman. Ini adalah langkah keluarnya Mubarak dengan cara terhormat." Laporan itu juga menyebutkan, " Keluarnya Mubarak itu dirancang oleh Kamar Ide AS yang dibentuk untuk mengatasi krisis Mesir."

Pada Jumat yang juga hari kesebelas aksi demo anti-Mubarak, jutaan warga kembali menyuarakan yel-yel yang menuntut Mubarak segera mundur dari jabatannya. Bahkan mereka juga meminta Mubarak bukan hanya mundur, tapi juga harus diadili.

Pada Jumat itu juga disebut sebagai Hari Lengsernya Mubarak. Para pendemo juga memutuskan batas akhir bagi Mubarak supaya mundur, kemarin. Akan tetapi hingga berita ini dikeluarkan, Mubarak belum mundur.

Kemungkinan bertolaknya Mubarak ke Jerman karena sakit mengingatkan larinya Mohammad Reza Shah yang meninggalkan Iran untuk berobat.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: The New York Times/IRIB
Bahwa Rasulullah saw. bertolak dari Arafah, sementara Usamah membonceng di belakang beliau. Usamah berkata: Beliau terus berjalan sampai tiba di Jami. (HR Muslim)
Safrudin HS, Monday, 7 February 2011, 09:53

Skenario sakit politik adalah alasan untuk mengulur kekuasaan Mubarak. Pusing jelas, karena setiap hari disepatani sama rakyatnya dan lawan politiknya, juga terutama doanya orang-orang yang dholimi Mubarak. Jangan percaya sama sakitnya orang politik.Kalau sakit gila politik ? ya percaya dan percaya.

Balas
WEILSAMAD, Monday, 7 February 2011, 09:53

Bila diamati kpd kejatuhan pemimpin dunia kerana kebencian rakyat menerima kediktatorannya, bermacam helah diberitakan utk keluar dr negaranya yg tengah digelora oleh demonstrasi rakyatnya. Marcos, Shah Reza, Ben Ali udah diguling & kini Mubarak, Pres. Mesir mungkin meninggal Kairo menuju ke Jerman, hidupnya dibuang

Balas
adrianto, Monday, 7 February 2011, 09:53

semoga cepet tewas.....

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...