Saturday, 8 Muharram 1436 / 01 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

KBRI Kairo: Tidak Ditemukan WNI Korban Kerusuhan

Thursday, 03 February 2011, 18:27 WIB
Komentar : 0
screenshoot/kpo
\'Perang\' di Tahrir Square
\'Perang\' di Tahrir Square

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO-- Kedutaan Besar RI di Mesir membantah laporan bahwa seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama I Manda Amalia menjadi korban dalam kerusuhan di Mesir.

"Tidak ada WNI jadi korban di Mesir," kata Kepala Fungsi Penerangan, Sosial dan Kebudayaan KBRI Kairo, Iwan Wijaya Mulyatno kepada wartawan Antara Munawar Saman Makyanie di Kairo, Kamis.

Menurut Iwan, KBRI sudah melakukan kontak dengan berbagai pihak di Mesir termasuk badan PBB yang mengurusi pengungsi Palestina (UNWRA). KBRI juga telah melakukan kontak dengan Kedutaan Australia di Kairo, namun tidak mengetahui ihwal nama tersebut, tambahnya.

"Pihak PBB di Mesir juga telah melakukan cek ke semua perwakilan UNRWA dan tidak menemukan nama tersebut," kata Iwan. KBRI juga telah menghimpun informasi dari semua WNI baik berada di ibu kota Kairo maupun di beberapa provinsi Mesir dan belum ada laporan satu pun WNI jadi korban, katanya.

Ketua Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir, Falahuddin Nursalim, yang juga mengatakan sejauh ini belum ada WNI atau mahasiswa yang menjadi korban. "Belum ada, semua mahasiswa dalam kondisi aman dan belum terkena dampak gejolak politik di Mesir," kata Falahuddin yang juga sebagai ketua tim evakuasi mahasiswa ke Indonesia.

Falahuddin mengatakan ia menerima informasi bahwa I Made Amalia, yang disebut-sebut menjadi korban itu, adalah seorang warga negara Australia keturunan Indonesia yang bekerja di UNRWA.

Sementara itu, KBRI saat ini sedang menyiapkan evakuasi WNI kloter kedua sebanyak 422 mahasiswa dan akan terbang ke Indonesia pada Kamis malam

Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : Antara
Tetangga adalah orang yang paling berhak membeli rumah tetangganya.((HR. Bukhari dan Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Soal DPR Tandingan, Ketua DPD:Tunjukkan Semangat Merah Putih untuk Indonesia Hebat
JAKARTA -- Koalisi Indonesia Hebat (KIH) membentuk DPR tandingan. Kepada wartawan, Jumat (31/10) ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman turut prihatin. Ia...