Kabinet Mesir Bantah Gerakkan Demonstran Propresiden Mubarak

Kamis, 03 Pebruari 2011, 16:52 WIB
Al JAzeera
Kabinet Mesir Bantah Gerakkan Demonstran Propresiden Mubarak
Kedua kelompok massa pro Mubarak dan anti-pemerintah sama-sama berkemah di tahrir Square. Sebuah mobil terbakar di dekat barikade yang memisahkan kedua kelompok.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO--Pemerintahan Presiden Hosni Mubarak membantah keterlibatan mereka dalam bentrokan massa propemerintah adan massa oposisi, Rabu petang.

Kabinet Mesir menegaskan mereka tidak terlibat dalam mobilisasi massa membela Presiden Mubarak. "Menuduh pemerintah menggerakkana massa propresiden adalah fiktif. Itu justru memperburuk situasi," kata Juru bicara kabinet, Magdy Rady, pada Reuters, Kamis.

Menurut dia, kabinet akan menginvestigasi kerusuhan yang menewaskan sedikitnya enam demonstran itu. "Kami semua terkejut dengan kerusuhan itu," katanya lagi.

Perdana Menteri Mesir, Ahmed Shafiq, menegaskan akan menginvestigasi kerusuhan itu. "Kami akan membongkar siapa dalang dibelakang kerusuhan," katanya.

Sementara itu, Wapres Mesir, Omar Suleiman, tengah berdialog dengan sejumlah partai politik untuk menyudahi unjuk rasa yang sudah berlangsung lebih dari sepekan. Namun tokoh oposisi maupun Ikhwanul Muslimin menolak ikut dialog itu.

"Kami menolak berdialog. Tidak sebelum Presiden Mubarak mengundurkan diri," kata Mohamed ElBaradei.

Redaktur: Stevy Maradona
Sumber: Guardian, Aljazeera
Abu Sa'id al-Khudri r.a. mengatakan bahwa Nabi saw. bersabda, "Sungguh Baitullah akan dipakai untuk berhaji dan umrah setelah keluarnya Ya'juj dan Ma'juj. (Dan dalam riwayat yang mu'allaq, beliau bersabda, "Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga ibadah haji tidak dilaksanakan lagi.")(HR Bukhari)
dian, Jumat, 4 Pebruari 2011, 10:13

tingkat kan kinerja para pejabat,buktikan bahwa mereka bisa menjadikan negara yang makmur,dan meningkatkan pendidikan,menciptakan lapangan kerja dan bantuan bagi rakyat kurang mampu,dan basmi para korupsi yang sudah merugi kan negara ini.jangan biar kan para korupsi merajalela dinegri ini.kita butuh bukti....

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...