Mesir Digoncang Unjuk Rasa, Jutaan Orang Siap Turun Usai Shalat Jumat

Jumat, 28 Januari 2011, 10:30 WIB
AP
Mesir Digoncang Unjuk Rasa, Jutaan Orang Siap Turun Usai Shalat Jumat
Situasi unjuk rasa di Mesir, Kamis (27/1)

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO--Hari Jumat, yang dikenal sebagai hari ibadah tidak menghentikan warga Mesir untuk terus berunjukrasa memprotes Presiden Hosni Mubarak.

Meski jaringan internet dan telepon seluler terganggu selama beberapa jam, warga terus menggelorakan perlawanan terhadap pemerintah Mesir. Penyedia jaringan internet di Mesir, Seabone, mengatakan tidak ada lalu lintas internet di Mesir selama beberapa jam terakhir.

Sebelum jaringan internet diputus, di laman jejaring sosial yang digunakan warga Mesir, ramai membicarakan soal unjuk rasa Jumat ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah Mesir untuk menggoyang pemerintahan Hosni Mubarak.

Kelompok-kelompok pengunjuk rasa berusaha menggalang massa untuk kembali turun ke jalan usai Shalat Jumat. Diperkirakan akan ada jutaan orang yang berpartisipasi. Ini adalah unjuk rasa terbesar dan terparah di Mesir dalam jangka waktu 10 tahun terakhir.

Kantor Berita Associated Press menyatakan, pasukan khusus antiteror Mesir sudah ditempatkan di sejumlah titik vital untuk mengantisipasi unjuk rasa.

Ikhwanul Muslimin, opossi di Mesir, mengatakan mereka akan turun ke jalan Jumat ini. Begitu juga Mohamed ElBaradei, mantan kepala Badan Pengawas Nuklir PBB, yang kini kembali menjadi aktivis.

"Ini saat yang kritis bagi Mesir. Saya berpartisipasi penuh untuk rakyat Mesir," katanya. "Keinginan rakyat untuk perubahan harus dihormati. Rezim pemerintah jangan menggunakan kekerasan untuk meredam unjuk rasa," katanya lagi.

Redaktur: Stevy Maradona
Sumber: Al Jazeera
Dari Abu Umamah Al Bahili RA, bahwasanya Rasulullah saw bersabda: "Allah telah berfirman: Sebaik-baik persembahan yang dapat diberikan hamba-Ku kepada-Ku ialah menyampaikan nasehat karena Aku". (HR. Ahmad, Hakim, Abu Nu’aim)
Sahid, Minggu, 30 Januari 2011, 15:07

Bentar lg RAKYAT INDONESIA siap nyusul MESIR klu PEMERINTAH tdk mampu segera tumpas MAFIA HUKUM, PAJAK, KEMISKINAN yag kian parah...

Balas
dhita, Jumat, 28 Januari 2011, 14:04

seharysnya internet tidak boleh di ganggu

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...