Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Negara Amerika Latin Ramai-ramai Akui Negara Palestina, Ini Alasannya

Jumat, 14 Januari 2011, 23:24 WIB
Komentar : 0
AP
Para pemimpin Amerika Latin (dari kiri): Presiden Cile Sebastian Pinera, Presiden Uruguay Jose Mujica, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Argentina Cristina Fernandez, Presiden Paraguay Fernando Lugo, dan Presiden Bolivia Evo Morales.
Para pemimpin Amerika Latin (dari kiri): Presiden Cile Sebastian Pinera, Presiden Uruguay Jose Mujica, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Argentina Cristina Fernandez, Presiden Paraguay Fernando Lugo, dan Presiden Bolivia Evo Morales.

REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK-Tujuh negara Amerika Latin secara resmi telah mengakui Palestina sebagai negara merdeka. Inisiatif ini dipimpin oleh Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva. Ia mengumumkan pengakuan negara Palestina pada 3 Desember silam.

Langkah Brasil diikuti enam negara Amerika Latin lainnya: Argentina, Bolivia, Cile, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela. Menurut sumber diplomat di PBB, Peru dan Paraguay akan menyusul ketujuh negara lainnya.

Phyllis Bennis, salah satu direktur pada Institut Studi Kebijakan yang bermarkas di Washington, mengatakan keputusan negara-negara Amerika Latin merupakan indikator penting meningkatnya keterlibatan Amerika Latin dalam isu penjajahan Israel di Timur Tengah.

Ia mengatakan tak satu pun dari negara-negara Amerika Latin tersebut termasuk dalam sekitar seratus negara yang mengakui Palestina setelah Deklarasi Kemerdekaan Palestina pada 1988. ‘’Kebanyakan mereka pada saat itu masih di bawah pemerintahan diktator yang didukung AS atau pemerintahan neoliberal yang masih bergantung pada Washington,’’ kata Bennis.

Mouin Rabbani, editor Middle East Report yang bermarkas di Washington, mengatakan manuver Amerika Latin untuk mengakui Palestina sebagai negara merdeka harus dilihat dalam konteks meningkatnya ketidakpercayaan komunitas internasional kepada AS dalam diplomasi Timur Tengah.

Dalam dekade terakhir, katanya, Amerika Latin muncul sebagai pemain yang independen dan percaya diri di tataran global, yang menyebabkan meningkatnya tensi antara mereka dengan Washington.

‘’Keinginan Brasil untuk menantang dominasi AS dalam isu Timur Tengah mulai tampak saat Brasil bergabung dengan Turki untuk bekerja sama dengan Iran dalam masalah nuklir. Ke depan, manuver-manuver seperti ini akan terus muncul,’’ katanya.

Hadirnya Brasil, Argentina, dan Cile dalam daftar pengakuan negara Palestina juga memberi semacam perlindungan politik bagi negara-negara yang lebih kecil yang beraliran kiri seperti Ekuador, Uruguay, Bolivia, dan Venezuela. Negara-negara ini menghadapi tekanan internasional (AS) yang besar.

Alasan lainnya mengapa Amerika Latin lebih berinisiatif mengakui negara Palestina dibanding Asia atau Afrika adalah karena sebelumnya Amerika Latin sangat dikontrol oleh AS yang merupakan pendukung setia Israel. ‘’Juga karena hubungan kuat antara Israel dengan berbagai rezim diktator sebelumnya yang berkuasa di banyak negara Amerika Latin.’’

 

 

 

Redaktur : Johar Arif
Sumber : ipsnews.net
Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Luthfi Jumat, 14 Januari 2011, 17:07
Indonesia sudah sejak 16 November 1988 mengakui kemerdekaan palestina. sampai sekarang, masing2 negara sudah mempunyai kedutaan besarnya. masalahnya sekarang, mampukah Indonesia melakukan peran yang efektif agar penjajahan Israel atas Palestina berhenti dan mengembalikan tanah jajahannya kepada palestina.
  asmat Jumat, 14 Januari 2011, 15:30
mudah-mudahan dengan dukungan lebih banyak negara di dunia akan membuat AS memandang pentingnya kemerdekaan Palestina.
  ning Jumat, 14 Januari 2011, 15:30
Nah, bagaimana dengan Indonesia, apakah juga sudah mengeluarkan pernyataan mengakui Kemerdekaan Palestina, saya berharap dan berdo'a sudah.
  hans Jumat, 14 Januari 2011, 15:20
indonesia...BANCI!!
  iin Jumat, 14 Januari 2011, 14:29
semoga bertambah banyak lagi yg mendukung negara Palestina Merdeka, karena kemerdekaan itu adalah hak setiap warga Dunia. terkutuk israel yg sampai detik ini menjajah dan memperkosa hak2 rakyat Palestina. Bravo ,Palestina Forever

  VIDEO TERBARU
Fitur Kamera Jadi Pertimbangan Memilih Ponsel Pintar
AKARTA-- Fitur kamera yang tinggi menjadi salah satu pertimbangan seseorang memilih ponsel pintar. Untuk itu, Acer Liquid E3 menjadikan kamera sebagai salah satu...