Selasa, 30 November 2010, 15:34 WIB

Mesir Rusuh, Demostran Bakar Mobil

Rep: c21/ Red: irf

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO--Kerusuhan terjadi di Mesir, Senin (29/11). Kerusuhan ini pecah beberapa saat setelah pemungutan suara parlemen berlangsung di negara itu. Para pengunjuk rasa yang marah membakar mobil dan dua sekolah yang digunakan sebagai Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ini terjadi di sejumlah kota di beberapa provinsi, di antaranya di wilayah Selatan Assuit dan Luxor.

Pengunjuk rasa yang rata-rata berasal dari Kelompok Ihwanul Muslimin menganggap Pemilu yang dilakukan sarat akan kecurangan. Hal senada juga diakui pihak oposisi pemerintah. Mereka menilai pemilihan suara hanya ajang monopoli pemerintah atas parlemen. Hal ini disinyalir sebagai upaya pemerintah untuk mencegah perbedaan pendapat menjelang pemilihan presiden 2011 nanti.

Menurut Sekretaris Jenderal partai berkuasa, Safwat el-Sherif, seharusnya oposisi tak memperkeruh suasana dengan menyebut adanya kecurangan. "Sebuah kelompok dilarang menahan hasil positif dari pemilihan umum dengan menyebarkan desas-desus tentang seluruh proses," katanya. Hasil pemungutan suara akan diumumkan Selasa (30/11) ini.

Sumber : ap