Senin, 1 Syawwal 1435 / 28 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Mesir Rusuh, Demostran Bakar Mobil

Selasa, 30 November 2010, 15:34 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO--Kerusuhan terjadi di Mesir, Senin (29/11). Kerusuhan ini pecah beberapa saat setelah pemungutan suara parlemen berlangsung di negara itu. Para pengunjuk rasa yang marah membakar mobil dan dua sekolah yang digunakan sebagai Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ini terjadi di sejumlah kota di beberapa provinsi, di antaranya di wilayah Selatan Assuit dan Luxor.

Pengunjuk rasa yang rata-rata berasal dari Kelompok Ihwanul Muslimin menganggap Pemilu yang dilakukan sarat akan kecurangan. Hal senada juga diakui pihak oposisi pemerintah. Mereka menilai pemilihan suara hanya ajang monopoli pemerintah atas parlemen. Hal ini disinyalir sebagai upaya pemerintah untuk mencegah perbedaan pendapat menjelang pemilihan presiden 2011 nanti.

Menurut Sekretaris Jenderal partai berkuasa, Safwat el-Sherif, seharusnya oposisi tak memperkeruh suasana dengan menyebut adanya kecurangan. "Sebuah kelompok dilarang menahan hasil positif dari pemilihan umum dengan menyebarkan desas-desus tentang seluruh proses," katanya. Hasil pemungutan suara akan diumumkan Selasa (30/11) ini.

Reporter : c21
Redaktur : irf
Sumber : ap
Laknat Allah bagi penyuap dan yang menerima suap((HR Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar