Sunday, 26 Zulqaidah 1435 / 21 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Globe: Obama Presiden Ilegal

Friday, 22 October 2010, 08:34 WIB
Komentar : 0
Reuters
Barack Obama
Barack Obama

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON--Majalah Globe cetakan AS mempublikasikan sebuah dokumen yang menyatakan bahwa Presiden Barack Obama dilahirkan di Kenya dan jabatannya sebagai Presiden AS adalah ilegal. Globe merilis sebuah dokumen yang dinyatakan sebagai akte kelahiran Afrika Presiden Barack Obama. Menurut laporan majalah ini, dokumen itu membuktikan bahwa Obama dilahirkan di Kenya dan bukan asli AS, karena itu jabatannya sebagai Presiden AS adalah ilegal.

Klaim serupa juga pernah dipublikasikan majalah Globe dalam salah satu edisinya pada bulan Juli lalu. Selama ini silsilah keluarga besar Obama kerap diperdebatkan di AS. Selain klaim majalah Globe, klaim serupa juga pernah dilontarkan oleh Henry Makow dalam sebuah makalah kontroversialnya. Ia menulis, "Kemungkinan Obama sama sekali tidak punya hubungan dengan orang yang kini disebut sebagai ayahnya. Obama hasil hubungan haram antara ibunya yang Yahudi dengan seorang pekerja seks Afrika."

Terlepas Obama sebagai warga AS atau bukan, AS sendiri merupakan sebuah negara yang masih berumur kurang dari 270 tahun dan dapat dikatakan bahwa nasionalisme AS adalah sesuatu yang tidak punya arti. Sebab penduduk AS yang sekarang juga merupakan para imigran yang datang dari berbagai penjuru dunia.

Imigran kulit putih mayoritas berasal di Eropa, sementara imigran kulit hitam kebanyakan adalah budak yang diboyong ke AS untuk dieksploitasi. Pada dasarnya, penduduk asli AS adalah suku Apache atau kulit merah yang terusir dan terpinggirkan oleh imigran kulit putih. Kini sisa-sisa suku Apache hidup merana dan miskin di AS.

Redaktur : irf
Sumber : IRIB
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...