Sunday, 26 Zulqaidah 1435 / 21 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Belanda Tahan Pendukung RMS

Saturday, 09 October 2010, 02:00 WIB
Komentar : 0
RMS
RMS

REPUBLIKA.CO.ID, BELANDA--12 orang yang mengaku sebagai pendukung Republik Maluku Selatan (RMS) ditahan Polisi Belanda. Mereka ditahan karena melanggar ketertiban umum menyusul aksi demontrasi yang dilakukan di Den Haag, Belanda, Kamis (7/10) kemarin.

Kantor berita AP melaporkan beberapa polisi Belanda mengalami luka ringan akibat bentrok dengan para demonstran yang melempari polisi dengan botol plastik dan petasan. Sebelum bentrok dengan polisi, unjuk rasa RMS yang diikuti sekitar 600 orang tersebut dilaporkan berjalan damai.

Agenda unjuk rasa digelar bertepatan dengan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Belanda. Namun lawatan tersebut ditunda di menit-menit terakhir setelah RMS mengajukan upaya hukum ke pengadilan di Belanda dengan tujuan aparat penegak hukum negara Kincir Angin tersebutmenahan Presiden SSBY.

RMS mengklaim presiden harus bertanggung jawab atas penyiksaan terhadap para penggiat RMS di Maluku. Upaya RMS dimentahkan oleh pengadilan namun sejauh ini belum ada kepastian mengenai rencana kunjungan Presiden Yudhoyono ke Belanda.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : AP
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar