Rabu , 29 September 2010, 16:58 WIB

Tampil di TV, Keluarga Poligami AS Diperiksa Polisi

Rep: c21/ Red: Siwi Tri Puji B
Daily Mail
Cody Brown dan para istrinya
Cody Brown dan para istrinya

REPUBLIKA.CO.ID, SALT LAKE CITY- Sebuah penyelidikan tentang perkawinan secara hukum di Amerika dilakukan terhadap sebuah keluarga yang melakukan poligami di Utah, Amerika Serikat. Hal ini terjadi sesaat setelah keluarga ini muncul di sebuah tayangan Reality Show di Amerika, Selasa (28/9).

Menurut kepolisian setempat, Darren Paul, penyelidikan ini terkait kemunculan keluarga tersebut dalam acara “Sister Wives" di salah satu televisi AS. Digambarkan Kody Brown, lelaki berumur 41 tahun, memiliki empat istri dengan 13 anak kandung dan tiga anak tiri.

“Ia tak hanya menikahi istri pertamanya Meri, tapi juga tinggal bersama dengan lain yakni Janelle, Christine dan Robyn,” katanya.

Penyidikan tentang perkawinan ini di Amerika lazim disebut dengan bigamy. Bigamy adalah kondisi seseorang yang menikah kembali padahal secara hukum ia telah menikah dengan seorang yang lain. Di negara barat, bigamy adalah sebuah kejahatan.

Di Utah sendiri, poligami merupakan kejahatan "serius". Bahkan pelaku bisa dikenai hukuman hingga lima tahun penjara.

Sementara itu, Christine Brown, salah satu istri Brown menolak berkomentar. Meski demikian keluarga ini mengaku kecewa dengan pemeriksaan ini.

“ Ketika kami menyatujui acara ini, kami tahu akan ada resiko. Tapi demi keluarga kami, dan anak-anak kami, kami merasa resiko ini pantas kami ambil,” kata salah satu pihak keluarga. Keluarga ini menganggap dengan berbagi kehidupan mereka di televisi, keluarga ini akan membantu masyarakat Amerika memahami keluarga yang berpoligami.

Sebelumnya, kasus poligami juga terjadi tahun 2001. Tom Green, dituntut dari poligami ke bigamy karena menikahi lima wanita sekaligus. Sama dengan keluarga Brown, kehidupan Green juga terbongkar dari acara televisi. Apesnya, lelaki ini bahkan sempat mendekam enam tahun di penjara.

Sumber : AP/Reuters