Uni Eropa Anggap Hukuman Rajam di Iran Sebagai Perbuatan Barbar

Rabu, 08 September 2010, 21:21 WIB
Reuters
Uni Eropa Anggap Hukuman Rajam di Iran Sebagai Perbuatan Barbar
Sakineh Mohammadi Ashtiani

REPUBLIKA.CO.ID,BRUSSELS--Negara-negara Barat tak ada hentinya mengusik Iran. Selain isu nuklir, kini mereka coba mengganggu Iran dengan mempersoalkan rencana hukuman rajam bagi seorang wanita Iran karena kasus perzinahan.

Uni Eropa (UE) mengutuk rencana hukuman itu. Bahkan, UE menyebut hukuman itu sebagai tindakan barbar. Presiden Komisi Eropa, Jose Manuel Barroso, mengatakan terkejut mendengarkan berita hukuman mati tersebut. Selintas kemudian, dia menyebut hukuman rajam itu sebagai perbuatan barbar.

Sakineh Mohammadi Ashtiani ditahan pada Juli lalu dengan tuduhan melakukan perzinahan. Pengadilan di Iran kemudian memutuskan hukuman rajam kepada janda dua anak itu. Namun pemerintah Iran menunda pelaksanaan hukuman itu setelah mendapatkan protes khususnya dari negara-negara Barat.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast, langsung menanggapi kritikan UE itu. Dia mengingatkan, Ashtiani dihukum karena telah melakukan kejahatan pembunuhan dan perselingkuhan. Wanita itu murni melakukan kejahatan sehingga tak bisa dikaitkan dengan masalah hak asasi manusia.

Mehmanparast meminta UE untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Iran. Dia menyindir, jika UE mengakui kebebasan bagi para pembunuh atas dasar hak asasi manusia maka UE seharusnya melepas para pembunuh dari penjara-penjara mereka.

Sebelumnya, Vatikan juga mengritik rencana hukuman rajam tersebut. Bahkan, gereja Katolik itu mencela hukuman itu sebagai perbuatan brutal. Dengan alasan hak asasi manusia pula, Vatikan akan mengupayakan jalur diplomasi untuk menolong wanita Iran itu.

Redaktur: Budi Raharjo
Reporter: AFP
Bahwa yang dilakukan pertama kali oleh Rasulullah saw. ketika tiba di Mekah ialah beliau berwudu lalu tawaf di Baitullah. (HR Muslim)
hantu, Rabu, 19 Januari 2011, 16:22

Ternyata kafir lebih baik memperlakukan manusia sebagai manusia, Orang Islam melakukan hukuman kepada manusia dengan merendahkan martabat manusia

Balas
FELIX, Rabu, 22 September 2010, 00:41

lanjut aja hukumannya,orang kafir takut kl mereka melakukan perzinahan di iran akan di hkum rajam,karena mereka kan hobi melakukan hal tersebut....

Balas
iba, Minggu, 19 September 2010, 15:30

orang kafir gak usah di denger lah.... Kita harus yakin sama hukum Islam, lagian kalau wanita itu dihukum rajam, insya Allah dosanya diampuni ko...

Balas
putri, Minggu, 19 September 2010, 15:30

Kalo hukuman rajam di Iran sebagai tindakan barbar, lalu penjajahan barat secara berame rame di Irak dan di Afganistan yg menewaskan puluhan ribu warga sipil dan menghancurkan negaranya sebagai perbuatan apa...?

Balas
aziz taba, Minggu, 19 September 2010, 03:57

pembunuh maupun pezina (juga bisa peselingkuh) dimana mana pasti dihukum. model hukuman setetiap negara mungkin itu yg berbeda. saya pikir ini masalah metode memberikan hukuman saja.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...