Filipina Akhirnya Bentuk Tim Investigasi Kasus Penyanderan Bus

Jumat, 03 September 2010, 00:19 WIB
AP
Filipina Akhirnya Bentuk Tim Investigasi Kasus Penyanderan Bus
Polisis Filipina saat menyerbu bus yang dibajak

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA --Pemerintah Filipina mengatakan segera menuntaskan penyelidikan atas pengepungan sandera yang berakhir dengan meninggalnya delapan wisatawan Hong Kong di negeri itu pekan lalu. "Laporan mengenai insiden tersebut kemudian akan diserahkan kepada pihak berwenang Hong Kong secepat mungkin," kata Menteri Kehakiman Filipina, Leila de Lima kepada wartawan pada hari Kamis. Namun ia menolak menyebutkan kapan temuan itu akan diumumkan kepada publik.

"Kita segera mengakhiri investigasi sehingga kita bisa mulai menyiapkan laporan," kata de Lima pada wartawan.

Seorang mantan polisi mengambil alih bus penuh wisatawan Hong Kong di Manila pada tanggal 23 Agustus. Ia menyandera mereka selama 12 jam dengan tuntutan dipekerjakan kembali. Namun permintaan tak diindahkan dan polisi menyerbu bus yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Pihak berwenang Filipina mengaku serangkaian kesalahan dilakukan dalam menangani krisis, yang berujung pada ketegangan hubungan diplomatik dengan Hong Kong. De Lima menyatakan mereka yang bersalah akan diadili.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: AP
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. (QS. Aali Imran 3:92)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...