
REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, TEHRAN--Kebencian Israel terhadap Palestina nampaknya sudah mendarah daging. Buktinya, salah seorang tentara Israel menulis artikel kontroversial yang kemudian ia unggah via Facebook. Dalam tulisannya, tentara yang diketahui bernama Eden Abergil mengatakan dalam perang tidak ada aturan.
Tulisan itu kemudian dikomentari oleh seseorang dengan mengatakan," Karena sesuatu yang sederhana, mereka (Israel) menghancurkan hidup gadis ini dan membuat sesuatu yang seharusnya tidak dia lakukan, ". Komentar itu segera dibalas oleh Abergil dengan mengatakan," Tidak sayang, mereka tidak menghancurkan hidup saya. Saya bukanlah seorang pecinta arab, sehingga tidak merusak kehidupan saya yang sempurna. Saya tidak menyesal dan saya tidak akan meminta maaf." Demikian perkataan Abergil seperti yang dikutip dengan Ma'an, (20/8).
Kontroversi kembali diumbar Abergail dengan menyertakan foto dengan latar rakyat Palestina yang matanya ditutupi kain dengan kondisi tangan terikat yang sempat membuat heboh. Foto itu dimasukan Abergail ke dalam album yang diberinama "IDF-The Best of My Life". Foto-foto itu juga dipublikasikan dalam blog dan media internasional.
Ketika diwawancara Army Radio, Abergail secara tegas mengatakan tidak perlu meminta maaf dengan tulisan dan foto yang dimuat dalam jejaring sosial dan blog pribadinya. "Saya tidak mengerti apa yang salah," imbuhnya.
Bahkan ketika ditanya apakah tindakannya bisa mencoreng reputasi Israel di mata internasional, dengan enteng Abergail menjawab, "Kita akan selalu diserang. Apa pun yang kita lakukan, kita akan diserang,."
Sementara itu, Ketua Umum Komite Anti Penyiksaan, Ishai Menuchin, Senin lalu, berkomentar ihwal foto dan tulisan yang dibuat Abegail. "Foto-foto ini sangat mengerikan sekaligus mencerminkan cara warga Palestina dipandang hanya sebagai obyek dan bukan sebagai manusia. Ini adalah sikap yang mengabaikan hati nurani dan hak-hak manusia," ungkapnya.
Sebagai informasi, sekitar 7.000 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak, saat ini tengah ditahan oleh Israel. Kabarnya, warga Palestina yang ditahan mengalami perlakukan diluar nilai-nilai kemanusian.
Ini salah dunia Arab dan dunia Islam yang tidak mau bersatu, padahal kalau mau, jangankan perang, dunia Arab kencing rame2 di Israel pasti tenggelem tuh negeri congkak!
BalasOrang Arab khususnya sudah lengah dengan kemegahan mereka hasil jual minyak dan hasil "jual hajar aswad." Laknat untuk mereka.
Kerenah Abergil; bakhil & biadab, menghina & memperlekeh keislaman rakyat Palestina. Tangan diikat, muka ditutup, dipenjara & ditemani militer wanita yg seksi & dihebohkan melalui media massa supaya massal ramai membuat pertuduhan jahat (zina). SANGAT KEJAMNYA KERENAH ISRAEL KPD MUSUH TRADISINYA, RAKYAT PALESTINA.
BalasCukup hancur pendidikan moral and etika di militer Israel rupanya. Karena doktrin yang keras dan melanggar HAM, pikiran mereka jadi rusak seperti itu. Orang macam Abergil hanya tahu dunia mereka sendiri. Kapan Timur Tengah bisa damain selama doktrin militer selalu diterapkan ke anak-anak?
Balas