Bangunan Sekolah di India Ambruk Akibat Longsor, 18 Anak Tewas

Kamis, 19 Agustus 2010, 06:39 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LUCKNOW, India--Lumpur longsor yang dipicu hujan lebat telah menghancurkan sebuah banguan sekolah di utara India, Rabu (18/8). Musibah itu merenggut nyawa sedikitnya 18 anak, demikian menurut Menteri Negara untuk Bantuan, Khazan Das,

Khazan mengatakan jenazah delapan anak telah dievakuasi dari bangunan berlantai satu di Sumgarh, sebuah desa di negara bagian Uttrakhand. Tim penyelamat kini tengah berjuang mencari sepuluh jasad anak tersisa dan dua guru yang diyakini terkubur di dalam reruntuhan bangunan.

Anak-anak yang meninggal itu berusia antara 6 dan 13 tahun, demikian menurut Khazan. Wilayah itu berjarak sekitar 600 kilometer barat daya Lucknow, ibu kota negara bagian Uttar Pradesh.

Hujan lebat yang terus-menerus mengguyur wilayah itu telah menyebabkan longsor di beberapa bagian Uttrakhand, pekan ini. India tengah dilanda hujan musim monsun yang umumnya berlanjut hingga Oktober.

Awal bulan ini, banjir bandang yang dipicu muntahan hujan deras tiba-tiba telah membunuh sekitar 175 orang di kawasan terpencil dan berbukit di wilayah Ladakh, bagian Kashmir yang dikuasai India.

Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber: AP
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. :Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, "Seandainya salah seorang dari kalian bangun dari tidur dan berwudhu, ia harus mencuci hidungnya dengan memasukkan air ke dalam lubang hidungnya tiga kali. Karena setan tinggal di bagian dalam lubang hidungnya sepanjang malam". (HR Bukhari)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...