Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Truk Berisi Panah dan Minyak Diamankan di Lokasi G20

Jumat, 25 Juni 2010, 22:13 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, TORONTO--Aparat keamanan Kanada dikejutkan dengan sebuah truk yang nyaris memasuki tempat perhelatan tahunan G20 yang kini berlangsung di negara mapple tersebut. Truk kontener yang diamankan itu berisi beberapa jerigen minyak, gergaji mesin, busur panah, panah dan palu.

Keamanan acara yang dihadiri oleh puluhan pemimpin dunia dari negara-negara anggota G20 ini memang amat ketat. Para pemimpin negara ternasuk Presiden AS Barack Obama, Presiden Rusia Dmitry Medvedev, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah berada di Toronto untuk mengikuti ajang pertemuan tahunan yang berlangsung 25-26 Juni itu.

Truk mencurigakan itu ditangkap pada Kamis dinihari (25/6) setelah aparat keamanan menyadari ada yang janggal pada truk tersebut. Meskipun demikian tak ada bukti bahwa truk itu terkait suatu rencana aksi gangguan terhadap ajang di kota terbesar di Kanada tersebut.

"Ada sejumlah berbagai barang didalamnya, yang dipakai oleh orang yang salah pada saat yang tidak tepat, yang cukup membuat kami menangkapnya," kata polisi Const. Hugh Smith, usai penangkapan itu.

Para pemimpin negara-negara industri maju, yang mewakili 85 persen ekonomi global, akan bertemu di Kanada yang dimulai besok untuk pertemuan ekonomi negara-negara G-8 dan G-20.

Reporter : wulan tunjung palupi
Redaktur : Ririn Sjafriani
Sumber : AP
329 reads
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda