Kamis, 24 Juni 2010, 01:11 WIB

Lagu Berkisah Nasib Tragis Anak Palestina jadi Hits di YouTube

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
screenshot/ririn s
Video klip lagu mengenai kisah anak-anak Palestina sebagai martir di Youtube.
Video klip lagu mengenai kisah anak-anak Palestina sebagai martir di Youtube.

REPUBLIKA.CO.ID,  Sebuah grup paduan suara anak-anak Arab telah menyedot penonton dunia maya, setelah video di YouTube menjadi hit dengan lagu "When we die as martyrs, we will go to heaven" (ketika kami meninggal sebagai martir, kami akan menuju surga).

Lagu itu, diberi judul "Birds of Paradise" (burung-burung Surga), terlihat direkam oleh perusahaan produksi Jordania dan saluran televisi

Menurut salah satu pusat data paling komprehensif tentang grup teroris Islam, Proyek Investigasi Terorisme (IPT), lagu itu menjadi hit di Arab dan situs-situs online penjuru dunia. Tak hanya itu, penampilan anak-anak itu dengan cepat mengubah mereka menjadi grup anak-anak paling populer di dunia Arab.

Dalam klip video yang bisa diakses di situs berbagi video populer, seorang gadis cilik bermata coklat bernyanyi di depan sekelompok anak-anak dalam usia awal sekolah dengan lirik "tanpa Palestina, apalah arti masa kanak-kanak".

Video itu juga membuat YouTube menerima puluhan video remake dan olok-olok, beberapa diantaranya misal, menggambarkan anak-anak Arab menirukan lirik lagu, sementara video lain menampilkan para pelaku Jihad beraksi dengan lagu tersebut sebagai musik latar.

Seorang kuli tinta dari harian Al Jazirah, Fawzia Nasir al-Naeem, menulis  bahwa "Birds of Paradise" kini menjadi salah satu lagu paduan suara anak-anak di dunia Arab yang paling luas didistribusikan. Sepertinya lagu itu pun telah melintasi samudra menuju Kanada dan Inggris.

Ia juga menambahkan, grup paduan suara itu mewakili gerakan baru menentang indoktrinasi Jihad terhadap kaum muda, mengingatnya kegiatannya sangat ramah terhadap anak. Gerakan itu dimaksudkan untuk menentang progam para Jihadis terdahulu yang pernah ada.

Sumber : Haaretz