Jumat, 30 Zulhijjah 1435 / 24 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Arab Saudi Penggal Warga Yaman di Depan Umum Sesuai Hukum Sharia

Selasa, 22 Juni 2010, 17:35 WIB
Komentar : 0
Ilustrasi
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JEDDAH--Arab Saudi menghukum mati seorang pria Yaman dan menunjukkan mayatnya kepada publik Senin dalam upaya mencegah yang lain melakukan hal serupa, siar kantor berita SPA. Pria itu dipancung setelah ia dinyatakan bersalah membunuh warga lain Yaman dan putrinya, kata SPA.

"Perintah pemenggalan telah dilaksanakan dan mayat penyerang Shaaban al-Nushairi, seorang warga Yaman, dipamerkan di sebuah tiang hukuman Senin di kota al-Areda di provinsi Jazan," katanya. Nushairi dinyatakan bersalah menyerang rumah warga lain keturunan Yaman dan menembak mati pria itu dan membunuh putrinya.

Arab Saudi, sekutu dekat AS, biasanya melakukan eksekusi dengan pemenggalan di depan umum sesuai dengan hukum sharia untuk kasus-kasus pembunuhan, pemerkosaan, penyelundupan narkoba dan, yang semakin meningkat, perampokan bersenjata. Pemameran mayat terpidana mati hampir tidak pernah dilakukan.

Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : ant/reuters
Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
FPI Jenguk Kapolsek Metro Gambir
JAKARTA --  Kapolsek Metro Gambir sempat menjadi korban aksi Front Pembela Islam (FPI) saat demo di depan Balaikota pada tanggal tiga Oktober silam....