Bunuh Diri Terus Menghantui Militer Amerika

Selasa, 22 Juni 2010, 07:17 WIB
ap
Bunuh Diri Terus Menghantui Militer Amerika
Pasukan Amerika Serikat (AS) di Afghanistan

REPUBLIKA.CO.ID, DENVER--Invasi terhadap Irak dan Afghanistan memberi tekanan mental yang sangat berat kepada para tentara Amerika Serikat (AS). Selain terus dihantui gangguan jiwa, pasukan AS yang dikirim ke dua wilayah tersebut juga dibayangi 'wabah' bunuh diri. Karena itulah, saat ini militer AS terus gencar mengkampanyekan gerakan melawan bunuh diri.

Seperti dilaporkan kantor berita AP, tahun lalu 163 tentara AS yang aktif bertugas dan 82 tentara penjaga serta cadangan yang tidak aktif, tewas akibat bunuh diri. Di tahun 2008, Kongres AS juga sudah meminta pemerintahannya untuk mempelajari berbagai faktor yang mendorong terjadinya banyak kasus bunuh diri di lingkungan militer AS.

Kolonel Chris Philbrick, direktur Satgas Pencegahan Bunuh Diri Militer AS, mengakui adanya kampanye pencegahan bunuh diri itu. Namun dia menyatakan belum bisa melihat hasilnya secara nyata. Dia hanya mengungkap data statistik yang menunjukkan bahwa kasus bunuh diri di lingkungan militer AS terjadi paling sering di tahun 2009.

Data yang diungkap Philbrick menunjukkan di tahun 2009, sebanyak 245 anggota tentara AS tewas karena bunuh diri di tahun 2009. Angka ini naik sekitar 20 persen dibanding tahun sebelumnya, yakni 197 orang tentara AS yang tewas karena bunuh diri.

Salah warga AS yang anaknya bunuh diri sepulang ditugaskan perang di Irak, Mike Bowman, mengungkapkan bahwa peperangan yang panjang menjadi tekanan mental tersendiri bagi para tentara AS. Bowman adalah ayah dari Tim, militer AS yang bunuh diri di tahun 2005, sepulang dari Irak. "Pemerintah harus memberi perhatian lebih kepada kesehatan mental para anggota militer," ujar dia.

Redaktur: irf
Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata: Nabi saw. bersabda: Seorang hamba (dalam hadis Abdul Warits, seorang laki-laki) tidak beriman sebelum aku lebih dicintainya dari keluarganya, hartanya dan semua orang. (HR Muslim)
Isnaini, Senin, 28 Juni 2010, 17:44

niat buruk akan berakibat buruk

Balas
Indira, Minggu, 27 Juni 2010, 05:49

mhm ... jika manusia melakukan hal yg bertentangan dgn hati nuraninya ... beginilah jadinya ...
apalagi sampai menganiaya makhluk yg tak berdosa ...
bahkan bisa saja ... yg dianiaya adalah manusia yg taat pada Tuhannya ...
maka .... Sang Maha Kuasa mudah saja tuk mengabulkan permohonan hambanya yg teraniaya ....

Balas
danang, Selasa, 22 Juni 2010, 06:06

secara hati nurani, tentara2 dilapangan juga manusia..namun karena doktrin dan nafsu-ambisi sesat dari para pemimpin amerika menjadikan mereka seperti itu...

Balas
peace, Selasa, 22 Juni 2010, 06:06

Ya allah hancurkan musuh2Mu dengan cara apapun. Kami terlalu lemah. Dunia sudah tidak bisa melihat mana yang benar dan mana yang salah. Tolonglah para pejuangMu YaAllah

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...