Jumat, 30 Zulhijjah 1435 / 24 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wuih, Sekarang Ada Facebook Islami!

Jumat, 28 Mei 2010, 21:49 WIB
Komentar : 0
TST
Dua pemuda Pakistan menjajal Millat Facebook.
Dua pemuda Pakistan menjajal Millat Facebook.

REPUBLIKA.CO.ID,

ISLAMABAD--Kemarahan Pakistan atas laman di situs jejaring sosial Facebookberisi ajakan menggambar wajah Nabi Muhammad SAW diterjemahkan dengan membuat Facebook "tandingan".  Situs beralamat di www.millatfacebook.com ini bertujuan untuk menghubungkan 1,6 miliar penduduk Muslim di seluruh dunia.

Di halaman depannya, ditulis tujuan pendirian situs ini, yaitu untuk  "menghubungkan 1,57 miliar Muslim dengan orang-orang baik dari kepercayaan lain". Millat Facebook didirikan oleh sekelompok anak mudamenggiat teknologi informasi di Lahore, kota budaya dan hiburan di Pakistan.

Ide pembuatan situs ini muncul setelah sebuah pengadilan Pakistan memerintahkan penutupan situs jejaring sosial Facebook sampai dengan 31 Mei, menyusul pelanggaran yang mendalam atas suatu ajakan untuk menggambar wajah Rasulullah Muhammad SAW. Hal ini dianggap 'menghina' dan 'melanggar kesucian'.

Dijuluki MFB, pendirinya mengatakan situs mereka menawarkan fitur serupa dengan Facebook yang dipelopori di California.

Setiap anggota memiliki wall dimana semua yang telah menjadi teman bisa memberi komentar. Situs ini juga menawarkan email, foto, video, chatting dan fasilitas papan diskusi. Mereka mengklaim situs telah menarik 4.300 anggota dalam tiga hari terakhir - sebagian besar adalah anak muda Pakistanberusia 20-an tahun.

Sejauh ini, belum ada komentar dari Facebook di Amerika Serikat menyangkut menggunaan nama mereka.

Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sumber : TST
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
FPI Jenguk Kapolsek Metro Gambir
JAKARTA --  Kapolsek Metro Gambir sempat menjadi korban aksi Front Pembela Islam (FPI) saat demo di depan Balaikota pada tanggal tiga Oktober silam....