Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kapal AL Korsel Meledak dekat Perbatasan Laut Korut

Minggu, 28 Maret 2010, 00:01 WIB
Komentar : 0
AP Photo
Seorang warga Korsel menonton TV yang melaporkan kapal angkatan Laut Korsel, Cheonan, yang tenggelam, Jumat (26/3) di dekat perbatasan laut Korut.
Seorang warga Korsel menonton TV yang melaporkan kapal angkatan Laut Korsel, Cheonan, yang tenggelam, Jumat (26/3) di dekat perbatasan laut Korut.

SEOUL--Sekitar 40 nelayan masih hilang setelah kapal angkatan laut Korea Selatan tenggelam di perairan dekat perbatasan Korea Utara, demikian kantor berita Yonhap mengutip sumber pejabat militer. Kapal patroli itu tenggelam dengan 104 awak kapal akibat ledakan--yang hingga kini belum diketahui penyebabnya--menghancurkan lambung kapal

Beberapa pelaut tewas di tempat, demikian menurut pejabat tersebut seraya mengatakan ledakan terjadi ketika kapal bersiap kembali setelah patroli tengah hari. Para pejabat Korea Selatan, di awal laporan, menepis kemungkinan bila kejadian itu merupakan serangan dari Korea Utara.

Tidak ada tanda-tanda keberadaan militer Korut di TKP kapal tenggelam, kata Yonhap, mengutip pejabat. Di awal, tak lama setelah kejadian, militer menyatakan telah menyelamatkan 58 pelaut terapung dekat pulau Baengnyeong lewat tim gabungan kapal penyelamat pantai dan kapal AL.

Presiden Korsel, Lee Myung-bak, yang menyelenggarakan pertemuan darurat dengan pejabat pertahanan dan keamanan negara, telah memerintahkan militer untuk fokus menyelematakan pelaut, masih dilaporkan oleh Yonhap. Kini, tingkat kesiagaan Polisi juga ditingkatkan di wilayah ibu kota, Seoul.

Korvet berbobot 1.200 ton, Cheonan, tenggelam sekitar pukul 21.30 waktu setempat, pada Jumat (26/3), setelah ledakan, demikian menurut penuturan AL Korsel. Juru bicara kepresidenan Korsel menyatakan masih terlalu dini untuk menyebut penyebab tenggelamnya Cheonan.

Hubungan Menegangkan

Ada sejumlah laporan yang menyebut bahwa kapal lain Korsel juga ditembaki oleh kapal tak dikenal dari arah Utara, tak lama setelah dugaan serangan torpedo terjadi. Satu laporan, mengutip kepala tim gabungan, menyatakan kapal tersebut ternyata berubah menjadi segerombolan burung.

Pertikaian ini timbul di tengah ketegangan antara dua Korea. Perundingan internasional yang ditujukan untuk mengakhir ambisi nuklir Korut pun mandeg di tengah jalan selama berbulan-bulan.

Bentrok di perbatasan perairan antara Korsel dan Korut bukan hal baru. Telah terjadi beberapa kali insiden, yang terbaru pada Januari dan Februari tahun ini. Pada Januari, Korut menembakkan artileri ke wilayah laut dekat perbatasan air yang menjadi sengketa dengan dalih sebagai "prosedur latihan militer". Korsel membalas tembakan, namun tak sampai timbul korban..

Bulan berikut, Korut mendeklarasikan empat area dekat perbatasan laut sebagai zona latihan membak AL, demikian menurut militer Korsel. Korut juga dilaporkan menempatkan peluncur roket di muka perbatasan laut.

Pertikaian mematikan antar AL kedua negara terjadi pada 1999 , 2002 dan terakhir pada akhir November 2009--ketika kapal pemadam kebakaran meninggalkan kapal patroli Korut dalam kebakaran. Satu orang tewas dalam insiden tersebut.

Korsel menuduh bahwa kapal Korut telah melintasi perbatasan yang menjadi sengketa, namun Korut membantah hal tersebut. Korsel mengakui Garis Perbatasan Wilayah Utara, disepakati oleh United Nation Command yang dipimpin AS untuk mendemarkasi perbatasan laut pada akhir perang Korea, (1950-1953). Tapi, garis tersebut tidak pernah diakui oleh Korut.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : bbc
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar