Mayat Anak-anak Korban Penganiayaan Ditemukan di Afgan
Selasa, 01 Desember 2009 17:18 WIB
KABUL--Polisi di Provinsi Samangan, Afganistan utara, menemukan dua mayat anak-anak, media massa setempat melaporkan, Senin, seperti dikutip kantor berita Xinhua.
"Polisi telah menemukan dua mayat anak-anak yang sebelumnya dilaporkan hilang di Aibak, ibu kota provinsi Samangan, jaringan televisi Tolo melaporkan.
Kedua anak tak berdosa berusia masing-masing delapan dan 12 tahun itu tewas akibat dilempari batu dan pukulan benda keras, kata polisi.
Anak-anak di negara bergolak itu senantiasa menghadapi beragam problem termasuk menjadi korban serangan dan baku tembak antara pasukan dan gerilyawan atau kehilangan orang tua, bahkan kerap terjadi pelecehan oleh aparat.
Sebelumnya, dua remaja Afganistan yang ditahan oleh tentara AS di Kabul mengatakan mereka dipukuli oleh penjaga yang berkebangsaan Amerika, dipotret dalam keadaan bugil, tidur mereka diganggu dan disekap di ruang terkucil di sel beton.
Kedua remaja tersebut --Issa Mohammad (17) dan Abdul Rashid, yang mengatakan mereka dipukuli dan ditampari di muka oleh para penangkap mereka selama mereka berada di pangkalan udara Bagram, tempat mereka ditahan di sel terpisah. ant/ahi
"Polisi telah menemukan dua mayat anak-anak yang sebelumnya dilaporkan hilang di Aibak, ibu kota provinsi Samangan, jaringan televisi Tolo melaporkan.
Kedua anak tak berdosa berusia masing-masing delapan dan 12 tahun itu tewas akibat dilempari batu dan pukulan benda keras, kata polisi.
Anak-anak di negara bergolak itu senantiasa menghadapi beragam problem termasuk menjadi korban serangan dan baku tembak antara pasukan dan gerilyawan atau kehilangan orang tua, bahkan kerap terjadi pelecehan oleh aparat.
Sebelumnya, dua remaja Afganistan yang ditahan oleh tentara AS di Kabul mengatakan mereka dipukuli oleh penjaga yang berkebangsaan Amerika, dipotret dalam keadaan bugil, tidur mereka diganggu dan disekap di ruang terkucil di sel beton.
Kedua remaja tersebut --Issa Mohammad (17) dan Abdul Rashid, yang mengatakan mereka dipukuli dan ditampari di muka oleh para penangkap mereka selama mereka berada di pangkalan udara Bagram, tempat mereka ditahan di sel terpisah. ant/ahi
22 reads
Isi Komentar





Itulah model HAM amerika ... hebat kan ?
Balassedih bgt iiihh...
BalasTeroris teriak teroris...
BalasBukalah mata Kalian siapa sebenarnya Musuh sejati itu... yang menginginkan kesengsaraan umat Islam dimanapun dan kapanpun..