Friday, 5 Syawwal 1435 / 01 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ponsel

Thursday, 27 January 2011, 19:32 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM - Kantor Pelayanan Utama Tipe B Bea Cukai Batam menggagalkan penyelundupan 567 unit telepon selular berikut aksesorisnya dari Singapura. Total seluruh ponsel merupakan akumulasi dari tiga kali operasi yang dilakukan di Bandara Hang Nadim, Batam, sejak Desember 2010.

"Nilai keseluruhan barang Rp360 juta," Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan Pelayanan Informasi, Susila Darma, di Batam, Kamis (27/1). Seluruh ponsel itu diduga berasal dari Singapura dan hendak di diselundupkan ke luar Batam dalam kondisi baru dan bekas pakai.

Penyelundupan menggunakan modus memasukan barang ke Bandara Hang Nadim secara ilegal. "Ponsel itu ditinggalkan oleh pemiliknya dan pelaku tidak ditemukan," kata dia.

Di tempat yang sama Kepala Bidang Penindakan dan Penegahan BC Batam Suryana mengatakan sampai saat ini penyelundupan itu masih dalam penyidikan. Tiga operasi penggeledahan itu dilakukan 4 Desember 2010, 7 Januari 2011 dan 17 Januari 2011.

Terkait dugaan keterlibatan aparat Bandara Hang Nadim, ia mengatakan belum diketahui. Ia juga membantah ada aparat bandara yang diperiksa atas penyelundupan itu. "Belum ada yang diperiksa karena barang itu ditinggalkan begitu saja," kata dia.

Ia menyatakan seluruh barang tersebut dijadikan barang dikuasai negara. Penyelundupan itu melanggar UU No.17 tahun 2006 tentang perubahan atas UU No.10 tahun 1995 tentang Kepabeanan pasal 53 dan PMK 242/PMK.04/ 2009 pasal 21.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
ISIS Luncurkan Video Ajakan Jihad
 JAKARTA -- Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS meluncurkan video dengan maksud meminta dukungan kepada warga Indoensia. Dalam video yang diunggah ke youtube tersebut,...