Rabu, 26 Ramadhan 1435 / 23 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ungkap Perusahaan Penyuap Gayus

Kamis, 23 Desember 2010, 05:55 WIB
Komentar : 0
Adnan Buyung Nasution
Adnan Buyung Nasution

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengacara Gayus, Adnan Buyung Nasution, menilai terungkapnya fakta persidangan soal perusahaan penyuap Gayus dapat menjadi alat bukti bagi penyidik untuk menjerat perusahaan tersebut. Buyung pun mendesak institusi penegak hukum agar bekerjasama menuntaskan kasus perusahaan tersebut.


"Bisa jadi pegangan penyidik untuk pemeriksaan. Saya menunggu dan mendesak Kapolri, Jaksa Agung, Satgas, KPK yang sedang bertemu (di istana Bogor) sekarang ini untuk melakukan penegasan,\"ungkap Buyung usai sidang tuntutan Gayus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/12).

Adnan mengungkapkan kekecewaannya terhadap adanya kesan pencicilan dalam sidang perkara Gayus. Menurutnya, perkara yang sedang disidangkan sekarang ini hanya perkara kecil jika dibandingkan dengan dugaan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan. "Ini teri, ecek-ecek,"jelasnya.

Menurut Adnan, ia pun akan melihat dan mempelajari terlebih dahulu tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum sebelum melakukan pembelaan. Ia mencontohkan pasal penyalahgunaan wewenang yang digunakan oleh jaksa. Menurutnya, harus ada teguran ke atasan Gayus untuk pengenaan pasal tersebut.

Reporter : Syalaby Ichsan
Redaktur : Stevy Maradona
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar