
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Timur Pradopo dalam konferensi pers yang digelar di Main Hall Mapolda Metro Jaya, Selasa (14/9) menyatakan tersangka pelaku penaniayaan terhadap jemaat gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) tidak terkait ormas atau kelompok umat Islam. Hal tersebut terungkap dalam pemeriksaan sementara polisi terhadap sembilan orang tersangka.
Dalam kesempatan itu, Kapolda turut menjelaskan kronologi terjadinya peristiwa penganiayaan. Menurut Timur, saat peristiwa berlangsung, dua anggota polisi dari Polres Bekasi berada di lokasi guna mengamankan iring-iringan jemaat HKBP. "Jemaat saat itu berjalan dari lokasi lama tempat ibadah menuju lokasi yang kini dijadikan tempat kebaktian, di lapangan Desa Ciketing yang berjarak 3 kilometer," jelasnya.
Iring-iringan sejauh 3 kilometer itu seketika terhenti kala empat motor yang dikendarai tersangka, melakukan penganiayaan. Dalam peristiwa itu seorang jemaat diketahui bernama Asian Lomban Toruan Sihombing tertusuk pada bagian perut.
"Melihat peristiwa itu seorang petugas langsung melakukan evakuasi terhadap korban ke rumah sakit terdekat. Saat proses evakuasi itu Pendeta Luspida Simajuntak turut terkena pukulan masa," ujar Timur menjelaskan kronologi pristiwa.
Dia mengungkapkan, peristiwa pemukulan merupakan ekses dari sengketa perijinan tempat ibadah. Warga umumnya resah dengan kegiatan ibadah yang tidak sesuai peruntukan.
Lokasi tempat ibadah yang terletak di perumahan mengakibatkan gangguan bagi masyarakat sekitar. Lokasi parkir kendaraan serta kepadatan di tengah pemukiman menjadi alasan keresahan warga. "Jadi karena itu, warga protes terhadap keberadaan gereja," ujarnya.
Walau begitu, Kapolda belum bisa menyimpulkan, apakah alasan yang sama melatarbelakangi pelaku dalam menjalankan aksinya. Kapolda pun belum pada kesimpulan jika aksi dilakukan secara terencana. "Hal tersebut masih dalam proses penyelidikan. kamipun masih menyelidiki pelaku penusukan serta alat yang digunakan," ujarnya.
YEsus bukan untuk seluruh umat tapi 12 keturunan bangsa Israel, jadi pengikut yesus saat ini tidak ada nabi yang menjamin keselamatannya.
Balas“Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” Injil Matius 15
@ Catur; katakan itu kpd kaum ekstrimis, entah ektrimis Islam atau non Islam. Nggak ada hubungannya antara Arab vs Israel dng Islam. Kalau arabnya taat sama Allah, israel sih soal kecil. masalahnya bny org arab yg islamnya di KTP doang, ya jelas kalah lawan Israel...
Balas@catur, kalau gak ada amerika dibelakang israel, udah tahun jebot israel cuma tinggal kenangan, pertanyaannya, Palestina itu cuma negara kecil, gak pernah habis walau dikeroyok oleh israel, amerika dan negara2 eropah barat yg mensuply senjata israel, yg bantu palestin secara militer gak ada, kecuali Allah s.w.t.
BalasUmat kristen berpegang pada ayat Markus 16:15. "Pergilah keseluruh dunia, beritakan injil kepada seluruh makluk"
BalasJadi menurut mereka Yesus adalah untuk segenap makluk. Tapi setelah diselidiki, ternyata ayat diatas adalah ayat Palsu. Markus 16 ternyata hanya sampai ayat 8, Markus 16:9-20 adalah palsu. BERTOBATLAH.
Tidak ada masalah soal pendirian gereja atau tempat ibadah non muslim di tengah-2 masyarakat muslim, yg penting memang jumlah penganut yg tinggal di wilayah itu memadai dan jumlah bangunannya sesuai kebutuhan, ditambah lagi lakukan sesuai prosedur yg berlaku tanpa kecurangan,Insya Allah kaum muslim akan bisa menerima
Balas