Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kapolda: Penganiayaan Jemaat HKBP Murni Kriminal

Senin, 13 September 2010, 04:30 WIB
Komentar : 0
,
Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI--Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Irjen Timur Pradopo, menegaskan insiden penganiayaan terhadap jemaat gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ciketing, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Minggu (12/9), murni tindakan kriminal.

Timur yang datang menjenguk dua korban penganiayaan masing-masing-masing Asiah Lumbuan Toruan (49) dan Pendeta Luspida (40) ke Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Bekasi Timur mengatakan kejadian tersebut tidak ada kaitannya dengan agama. "Saya telah membentuk tim khusus penanganan kasus ini dan menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian khususnya di wilayah Kota Bekasi untuk mengungkap kasus ini secepatnya," kata Timur.

Sementara itu, kedua korban saat ini masih menjalani perawatan di ruang UGD RS Mitra Keluarga Bekasi Timur.

Asiah Lumbuan Toruan (49) menderita luka tusuk pisau di bagian perut kanan, sementara Pendeta Luspida menderita luka memar di bagian kening sebelah kiri. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.45 WIB, saat jemaat tengah jalan beriringan dan ketika berpapasan dengan delapan pelaku mengendarai empat sepeda motor yang langsung melakukan penusukan dan penganiayaan terhadap korban di Jalan Raya Pondok Timur Asam, Kelurahan Ciketing, Kecamatan Mustika Jaya.

Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sumber : c32/Ant
1.452 reads
'Ketahuilah, sesungguhnya bahwa malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung.(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  adrianto Rabu, 15 September 2010, 20:16
apa kaum nasrani melakukan hal yang sama jika menjadi mayoritas? inti masalah ini adalah pembangunan rumah ibadah ILEGAL, bukan LEGAL. kalau LEGAL, kalian mau membangun rumah ibadah terbesar di alam semesta pun, nggak bakalan satu muslimpun keberatan...
  Thyio Selasa, 14 September 2010, 05:31
Apa iya di Indonesia lebih mudah mendirikan rumah mesum dari pada rumah Ibadah (Gereja, red)???
  Thyio Selasa, 14 September 2010, 05:31
Ya Tuhan, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan.
Buat Seluruh Saudaraku di setiap jengkal bumi persada...Tuhan tahu apa yang terjadi. Kekerasan, dendam tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Jadilah Garam dan terang Dunia. Kasih adalah yang terbesar.
Salam Damai bagi Negeriku...
  Ateis Senin, 13 September 2010, 04:02
udahlah,semua agama itu racun, dan orang2 yg percaya agama itu hanya orang2 bodoh dan idiot. Silakan kalian berantem satusm lain.
  Norman Senin, 13 September 2010, 04:01
Doa kami selalu teruntuk bapak/ibu pendeta dan jemaat HKBP Bekasi agar kiranya Tuhan memberikan kekuatan dalam proses pengujian iman ini..Kiranya kasih Tuhan selalu beserta pendeta dan jemaat dalam memberi kekuatan untuk melalui segala tekanan dan penganiyayaan dalam menjalankan ibadah kepadaNYA..Amin!
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...