Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kapolda Metro Jaya Resmi Diganti

Selasa, 22 Juni 2010, 20:58 WIB
Komentar : 0
polreskuningan.wordpress.com
Irjenpol Timur Pradopo yang kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya
Irjenpol Timur Pradopo yang kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya resmi diganti. Jabatan yang sebelumnya dijabat oleh Irjenpol Wahyono itu kini dipegang Irjenpol Timur Pradopo.

Serah terima jabatan secara resmi dilakukan di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Selasa (22/6). selain Kapolda Metro Jaya, yang juga diserah terimakan jabatannya adalah Kapolda Jawa Barat, Kapolda Riau, Kapolda Riau, Kapolda Jambi, dan Kapolda Bengkulu.

Kepada wartawan, Timur sebagai Kapolda yang baru mengatakan akan meningkatkan peran serta masyarakat dalam rangka peningkatan kinerja Polri. Selain itu, isu yang juga akan dia perhatikan adalah masalah pencegahan terorisme.

"Yang paling utama adalah peran serta masyarakat serta upaya prefentif memberantas terorisme," ujarnya selepas Serah Terima Jabatan.

Sebelumnya, Timur menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat. Saat ini, Kapolda Jawa Barat dijabat oleh Brigjenpol Suratman.

Sementara itu, Kapolda Riau kini dijabat oleh Irjenpol Suedi Husein, dan Kaploda Bengkulu dijabat oleh Kombespol Burhanuddin Andi.

Sejumlah jabatan di jajaran Mabes Polri juga diserahterimakan, Selasa (22/6) pagi itu. Diantaranya, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat), Komandan Perencanaan dan Pembangunan (Danrenbang), dan Kepala Bagian Intelejen dan Keamanan (Kabaintelkam). Serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri.

Reporter : Fitriyan Zamzami
Redaktur : Ririn Sjafriani
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  rahmat Selasa, 22 Juni 2010, 18:29
Sayangnya Isunya masih tetap sama yaitu pemberantasan terorisme, sebagai bagian dari pesanan Asing.