Tuesday, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ketua MK: Pelanggaran Disiplin Tak Bisa Jadi Alasan Penangkapan

Tuesday, 13 April 2010, 07:29 WIB
Komentar : 0
Mahfud MD
Mahfud MD

JAKARTA--Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Moh Mahfud MD mengatakan, alasan pelanggaran disiplin umumnya tidak bisa dijadikan sebagai dasar penangkapan seseorang karena bukan merupakan hukum pidana.

"Pelanggaran terhadap disiplin hukumannya peringatan hingga pemberhentian," kata Mahfud kepada wartawan di Jakarta, Senin. Mahfud mengemukakan hal tersebut setelah dihubungi wartawan terkait dengan penangkapan Komjen Pol Susno Duadji terkait dengan alasan indisipliner.

Ia menegaskan, tidak boleh ada alasan penangkapan yang tidak didasari dengan alasan tindak pidana. Namun, Ketua MK juga memaparkan, kemungkinan terdapat alasan lain selain dari pelanggaran disiplin sehingga Polri melakukan penangkapan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu. "Saya menduga ini bukan hanya karena masalah disiplin," katanya.

Sebelumnya, Divisi Profesi dan Pengamanan Polri di Jakarta, Senin sore, menangkap Susno Duadji untuk dimintai keterangan karena kasus pelanggaran disiplin Polri.

Divisi Propam Mabes Polri menangkap Susno karena diduga akan pergi ke Singapura tanpa izin pimpinan Polri. Saat ini, Susno telah dibawa oleh petugas ke dalam Gedung Divisi Propam Mabes Polri untuk dimintai keterangan.

Redaktur : taufik rachman
Sumber : antara
Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api(HR. Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Snapchat Siap Saingi Facebook dan Twitter
WASHINGTON DC -- Setelah Facebook dan Twitter terbukti bisa memanfaatkan penggunanya untuk meraup pemasukan iklan, giliran Snapchat dilirik investor. Snapchat bahkan divaluasi tiga...