Thursday, 29 Zulhijjah 1435 / 23 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Direktur Keuangan PT KAI Penuhi Panggilan

Thursday, 29 October 2009, 04:52 WIB
Komentar : 0
BANDUNG-–Setelah mangkir dari panggilan penyidik, tersangka kasus dugaan korupsi dana investasi Rp 100 miliar PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), Ahmad Kuncoro, akhirnya mendatangi Satuan Tindak Pidana Korupsi (Sat Tipikor) Polda Jabar, Rabu (28/10). Dalam pemeriksaan yang dimulai pukul 10.00 WIB, tersangka didampingi kuasa hukumnya, Tri Wika SH.

Sampai pukul 15.00 WIB, pemeriksaan yang dilakukan di ruang tim penyidik Tipikor itu masih berlangsung. Menurut sumber Republika di Sat Tipikor, pemeriksaan terhadap tersangka difokuskan pada proses kerjasama antara PT KAI dengan PT OKCM. ‘’Pemeriksaan masih terus dilakukan. Fokusnya ke proses kerjasama investasi,’’kata sumber yang tak bersedia disebutkan namanya itu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Drs Dade Achmad, membenarkan tersangka Ahmad Kuncoro diperiksa tim penyidik Tipikor. Namun, ia belum bisa menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut. Ketika ditanya apakah tersangka akan ditahan setelah menjalani pemeriksaan, ia belum bisa memastikan. ‘’tergantung hasil pemeriksaan. Tidak setiap tersangka korupsi harus ditahan,’’kata dia.

Sebagaimana diketahui, tersangka Ahmad Kuncoro, baru pertama kali memenuhi panggilan penyidik Tipikor Polda Jabar. Sebelumnya, penyidik telah melayangkan surat panggilan sebanyak tiga kali. Tersangka tak bisa memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sakit. ‘’Tersangka sudah tiga kali mengajukan surat sakit kepada penyidik,’’ujar Dade.

Selain Ahmad Kuncoro, Tipikor Polda Jabar juga menetapkan Harjanto Kesuma, mantan direktur PT OKCM. Tersangka Harjanto juga masih mangkir dari panggilan penyidik. Alasan ketidakhadiran dia memenuhi panggilan penyidik adalah sakit. ‘’Jika sampai tanggal yang ditentukan dia tidak hadir, kami akan melakukan pemanggilan paksa,’’ujar Dade.

Sementara itu, penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bandung juga memeriksan tersangka kasus dugaan korupsi proyek relokasi pedagang kaki lima (PKL) tahun 2004, Priana. Dia diperiksan tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung , Rabu (28/10). Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama tiga jam itu, Priana yang kini menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandung, didampingi kuasa hukumnya Kuswara Taryono.

Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bandung, Eko Sunarno, penyidik mengajukan sepulu pertanyaan kepada Priana. Pertanyaan tersebut, kata dia, menyangkut seputar proyek relokasi PKL senilai Rp 2,5 miliar. Ia enggan merinci lebih jauh ihwal hasil pemeriksaan tersebut. Demikian juga ketika ditanya apakah tersangka akan ditahan atau tidak, Eko, mengaku belum menentukan. ‘’tergantung hasil pemeriksaan,’’kata dia.

Sementara itu, Priana yang didampingi kuasan hukumnya, Kuswara Taryono, enggan berkomentar terkait dengan pemeriksaan tersebut. Menurut Kuswara, kliennya diperiksa dengan sepuluh pertanyaan seputar keterlibatannya dalam kasus korupsi dana relokasi PKL senilai Rp2,5 miliar. “Termasuk pengeluaran dan penggunaan dana tersebut,” ujarnya.

Seperti diketahui, tim jaksa penyidik Kejari Bandung menetapkan Priana sebagai tersangka terkait kasus korupsi relokasi PKL. Dana untuk proyek tersebut berasal dari APBD Kota Bandung tahun 2004. jok/rif
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kemarau Panjang Akibatkan Turunnya Pasokan Air Jakarta, Ini Solusinya
JAKARTA -- Musim kemarau panjang di indonesia memiliki dampak terhadap penurunan debit air baku. Kepala Divisi Komunikasi dan Pertanggung Jawaban Sosial PT PAM...