Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ini Dia Perbandingan Harga BBM di Beberapa Negara Asia

Jumat, 11 Februari 2011, 17:32 WIB
Komentar : 0
Republika
SPBU, ilustrasi
SPBU, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Pertamina mengklaim harga jual BBM di Indonesia masih yang termurah se-Asia. Terutama BBM jenis solar dan premium. Demikian disampaikan Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero), Djaelani Sutomo, saat ditemui di Jakarta, Jumat (11/2).

Sebelumnya, Ketua Tim Pengkajian Pembatasan BBM, Anggito Abimanyu, dalam diskusi bertajuk "Mengupas Tuntas Masalah Capping Tarif Listrik" di Jakarta, Rabu (9/2) mengatakan ada opsi harga premium dinaikkan Rp 500-1.000per liter. "Tapi, ini belum tahu ya," ujar Anggito.

Sedangkan untuk harga pertamax, misalnya saja dipertahankan tetap bercokol di harga Rp 8.000 atau Rp 7.800 per liter. Dimana acuan harga yang digunakan Indonesian Crude Price (ICP) paling tinggi 150 dolar AS per barel dengan rata-rata 100 dolar AS per barel.

"Pertamax akan disubsidi untuk sementara waktu mungkin 80 persen, subsidinya mungkin 10 persen dari harga keekonomian. Nanti mungkin akan dilepaskan kalau harga sudah turun, atau kondisi ekonominya lebih baik," terang Anggito.

 

Berikut data-data harga jual BBM di sejumlah negara Asia seperti dikutip Pertamina:

Negara         Harga Solar            Harga Premium
Indonesia   Rp 4.500 per liter    Rp 4.500  per liter

Malaysia     Rp 4.784 per liter    Rp 5.066  per liter

Vietnam      Rp 7.049 per liter    Rp 7.759  per liter

India          Rp 6.691 per liter     Rp 9.103  per liter

Thailand     Rp 7.367 per liter     Rp 8.777  per liter

Filipina       Rp 6.590 per liter     Rp 8.451  per liter

Singapura   Rp 8.429 per liter     Rp 11.560 per liter


Reporter : Citra Listya Rini
Redaktur : Stevy Maradona
Allah melaknat orang yang menyuap dan orang yang menerima suap(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Raden Samba Selasa, 24 April 2012, 09:08
Saya sangat tidak nyaman terhadap pernyataan sdr. Jatmo yg mengatakan orang Pertamina banyak yg jadi maling saya minta tolong kalo banyak sebutkan siapa? jangan asal bicara bisa2 dituntut secara hukum karena ini forum terbuka
  donny Selasa, 27 Maret 2012, 22:03
nah ini perbandingan murah nya brooo brunai ngak di itung kah
ingat indonesia produsen minyak jangan di bandingin sama sigapura yang rakyatnya ngak ada yang makan nasi aking
  Junet ndalem Selasa, 27 Maret 2012, 16:42
Sayng ssekali deata tersebut tidak di sertai juga dengan data pendapatan Penduduk, Kalo pendapatan penduduknya di atas pendapatan penduduk Ri tulisan itu adalah pembodohan.
  aloysius winindo Senin, 26 Maret 2012, 20:43
pak sebenarnya harga premium di malaysia itu oktanya 95 setara pertamak plus 1.85 ringgit terakhir saya ke sana.. di sini sekarang 9850 pertamak plus ... bensin murah kualitas jauh di bawah standar...
  Gayus Selasa, 28 Februari 2012, 12:03
Bandingkan ama brunei dan negara penghasil minyak dong.... yang namanya subsidi bukan harga jual dunia dikurangi harga yang dianggarkan karena Indonesia itu penghasil minyak dunia juga !

  VIDEO TERBARU
Jumlah Pengunjung Meningkat, Ancol Terus Berbenah
JAKARTA -- Sebagian besar warga Jakarta kebanyakan habiskan libur panjang keluar kota. Meski begitu, wisata pantai Ibu Kota tak kehilangan pesonannya. Seperti pantai di...