Minggu, 20 Jumadil Akhir 1435 / 20 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Penduduk Miskin di Indonesia Sama dengan Jumlah Penduduk Malaysia

Rabu, 26 Januari 2011, 15:44 WIB
Komentar : 0
Pandega/Republika
Kemiskinan, ilustrasi
Kemiskinan, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengklaim jumlah penduduk miskin di Indonesia tiap tahun terus menurun.

Berdasarkan survei dari Badan Pusat Statistik pada 2010, jumlah penduduk miskin di Indonesia masih sebanyak 31,9 juta jiwa atau 13,3 dari total penduduk Indonesia yang sebesar 240 juta jiwa.

Ironisnya, bila melihat angka ini dan dibandingkan di Asia Tenggara, ternyata jumlah penduduk miskin di Indonesia itu lebih besar atau hampir menyamai jumlah penduduk negara tetangga.

Jumlah penduduk miskin di Indonesia bahkan sudah melebihi jumlah penduduk Malaysia! Pada 2010, berdasarkan survei penduduk, jumlah warga Malaysia mencapai 28,2 juta jiwa.

Bila dibandingkan dengan Thailand, maka jumlah penduduk miskin di Indonesia itu setara dengan setengah jumlah penduduk Thailand yang mencapai 65,9 juta jiwa (2009).

Sedangkan bilang disandingkan dengan Singapura, tetangga terdekat Indonesia, maka jumlah penduduk miskin Indonesia itu setara dengan enam kali jumlah penduduk Singapura yang hanya sebesar 4,9 juta jiwa.

"Kemiskinan di Indonesia masih banyak dan mungkin akan membuat rambut saya hitam kembali," ujar Hatta saat membuka Seminar Micro Finance Summit 2011 yang digagas Harian Republika di Jakarta, Rabu (26/1).

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Stevy Maradona
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  gazza parabellum Rabu, 26 Januari 2011, 17:24
coba donk ekonomi Islam bukan Kapitalis, orng Indonesia jgo Korupsi
  pakerte Rabu, 26 Januari 2011, 17:24
kenapa tak dibandingkan dengan warga RT saya aja