Sunday, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Sunday, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Pemanfaatan DBHCHT Temanggung Sesuai Permenkeu

Ahad 12 December 2010 18:18 WIB

Rep: M. As\'adi / Red: Didi Purwadi

Tembakau, ilustrasi

Tembakau, ilustrasi

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID,TEMANGGUNG — Dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) Kabupaten Temanggung tahun 2010 sebesar Rp 13,67 miliar dinilai telah dimanfaatkan sesuai ketentuan Permenkeu. Setidaknya ada 44 kegiatan terkait petani tembakau yang dibiayai dengan alokasi dana tersebut.

Bupati Temanggung, Drs Hasyim Affandi, menyebutkan bahwa pemanfaatan dana tersebut telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan Permenkeu. Ada lima koridor kegiatan yang bisa dibiayai dengan dana DBHCHT. Kelima koridor itu adalah peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai, dan/atau pemberantasan barang kena cukai illegal.

‘’Sesuai ketentuan dan Permenkeu tentang penggunaan DBHCHT dan sanksi atas penyalahgunaan alokasi DBCHT, setiap kepala daerah berkewajiban untuk menggerakkan dan mendorong kegiatan dari sumber dana tersebut,’’ kata Hasyim.

Dari lima koridor kegiatan yang boleh dibiayai DBHCHT, Temanggung membuat kebijakan prioritas dengan memilih tiga kegiatan. Yaitu, kegiatan dalam rangka peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, dan pembinaan lingkungan.’’Kegiatan tersebut dilakukan 13 satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Seluruhnya disalurkan untuk daerah penghasil tembakau di Gunung Sindoro-Sumbing dan Gunung Prau,’’ katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES