Tuesday, 27 Zulhijjah 1435 / 21 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pemanfaatan DBHCHT Temanggung Sesuai Permenkeu

Sunday, 12 December 2010, 18:18 WIB
Komentar : 0
Antara
Tembakau, ilustrasi
Tembakau, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,TEMANGGUNG — Dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) Kabupaten Temanggung tahun 2010 sebesar Rp 13,67 miliar dinilai telah dimanfaatkan sesuai ketentuan Permenkeu. Setidaknya ada 44 kegiatan terkait petani tembakau yang dibiayai dengan alokasi dana tersebut.

Bupati Temanggung, Drs Hasyim Affandi, menyebutkan bahwa pemanfaatan dana tersebut telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan Permenkeu. Ada lima koridor kegiatan yang bisa dibiayai dengan dana DBHCHT. Kelima koridor itu adalah peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai, dan/atau pemberantasan barang kena cukai illegal.

‘’Sesuai ketentuan dan Permenkeu tentang penggunaan DBHCHT dan sanksi atas penyalahgunaan alokasi DBCHT, setiap kepala daerah berkewajiban untuk menggerakkan dan mendorong kegiatan dari sumber dana tersebut,’’ kata Hasyim.

Dari lima koridor kegiatan yang boleh dibiayai DBHCHT, Temanggung membuat kebijakan prioritas dengan memilih tiga kegiatan. Yaitu, kegiatan dalam rangka peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, dan pembinaan lingkungan.’’Kegiatan tersebut dilakukan 13 satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Seluruhnya disalurkan untuk daerah penghasil tembakau di Gunung Sindoro-Sumbing dan Gunung Prau,’’ katanya.

Reporter : M. As\'adi
Redaktur : Didi Purwadi
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
WNI dan Investor AS Optimis pada Kepemimpinan Jokowi
WASHINGTON DC -- Pelantikan Presiden Joko Widodo mendapat reson positif dari investor serta WNI di AS. Perseteruan politik antara kubu Jokowi dan Prabowo...