Sunday, 1 Safar 1436 / 23 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Perusahaan Migas Australia Peroleh Proyek di Madura

Saturday, 27 November 2010, 02:45 WIB
Komentar : 0
Antara
Ilustrasi
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Perusahaan migas asal Australia, Santos, memperoleh persetujuan proyek pengembangan gas lapangan Wortel yang berlokasi di lepas pantai Pulau Madura di Sampang Production Sharing Contract (PSC), sekitar 70 kilometer dari ibukota Jawa Timur, Surabaya.

Wortel adalah proyek Santos berikutnya sesuai dengan strategi pengembangannya dan dengan demikian, melengkapi aset produksi yang telah ada di kawasan tersebut yaitu Maleo (Madura Offshore PSC) dan Oyong (Sampang PSC). Wortel terletak sekitar 7 kilometer di barat lapangan Oyong yang lebih dulu menghasilkan minyak dan gas sejak tahun 2007.

"Wortel akan dikembangkan dengan menyambungkannya kepada lapangan Oyong sehingga dapat memaksimalkan nilai aset kedua lapangan tersebut," kata Presiden Direktur & General Manager Santos Indonesia, Marjolijn Wajong, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/11).

Wajong menjelaskan, cakupan pengembangan lapangan Wortel termasuk dua buah sumur gas, sebuah anjungan kepala sumur dan jalur pipa sepanjang 10 kilometer yang dihubungkan dengan anjungan kepala sumur yang telah ada di lapangan Oyong.

Dari Oyong, jelas dia, produksi gas asal lapangan Wortel akan dialirkan melalui jalur pipa sepanjang 60 kilometer menuju fasilitas pengolahan gas di darat yang terletak di Grati, Kabupaten Pasuruan untuk pengolahan dan dijual kembali kepada PT Indonesia Power. "Perjanjiannya telah ditandatangani," paparnya.

Saat ini, sambung Wajong, tengah berlangsung pembicaraan dengan para calon pembeli lainnya. "Biaya total proyek pengembangan Wortel diperkirakan sebesar 98,6 juta dolar AS," bebernya.

Reporter : Agung Budiono
Redaktur : Budi Raharjo
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu(QS.Al-Baqarah:45)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Keren, Ada Aplikasi untuk Mengatur Usaha Kecil Anda
NEW YORK -- Baru-baru ini, jaringan kedai kopi Starbucks mengklaim unggul dalam pembayaran lewat aplikasi ponsel dengan 7 juta transaksi seminggu. Tetapi UKM...