Sunday, 29 Safar 1436 / 21 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

BRI tidak Mau Ngotot Akuisisi Bukopin

Thursday, 25 November 2010, 05:14 WIB
Komentar : 0
BRI
BRI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--BRI tak akan ngotot membeli Bank Bukopin. Bank ini hanya berminat menjadi pemilik mayoritas jika membeli saham bank lain. Rencana Menteri Negara BUMN mempertemukan BRI, Bukopin, dan Jamsostek, dianggap tak perlu.

‘’Kami tidak perlu dibahas. (Kalau) yang jual tidak mau, selesai. Kalau yang jual tidak mau yang mau beli kan tidak bisa beli,’’ ujar Direktur Utama BRI, Sofyan Basir, di Jakarta, Rabu (24/11).

Menurut dia, minat BRI mengakuisisi Bukopin tidak berbeda dengan transaksi jual beli pada umumnya. ‘’Simple. Ini jual beli. (Ibarat) kamu jual mobli, (kami) nawar, kamu bilang enggak, ya udah tidak jadi beli,’’ jelas Sofyan.

Kemungkinan BRI membeli saham Bukopin melalui penawaran saham terbatas (right issue), ditepis Sofyan. ‘’Tidak. Pokoknya kami tetap pada posisi (ingin menjadi pemilik) mayoritas,’’ kata Sofyan. Hal ini terkait dengan tanggung jawab pengembangan objek akuisisi secara jangka panjang.

Sofyan pun menegaskan bahwa sejak awal BRI telah menyampaikan bahwa keinginan bank ini dalam mengambil alih bank apapun adalah untuk penguasaan saham mayoritas. Mengenai penolakan pemilik Bank Bukopin untuk diakuisisi BRI, menurut dia pasti sudah ada pertimbangan dan sudut pandang tersendiri.

Reporter : Palupi Annisa Auliani
Redaktur : Budi Raharjo
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Upaya Pembunuhan Kim Jong Un, Film Ini Batal Putar
WASHINGTON DC -- Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang...