Sabtu, 28 Safar 1436 / 20 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Rupiah Pagi Turun ke Posisi Rp 8.972

Rabu, 24 November 2010, 22:06 WIB
Komentar : 0
Uang rupiah/ilustrasi.
Uang rupiah/ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Rabu pagi bergerak turun di atas level Rp 8.970 per dolar, karena pelaku pasar kembali melakukan aksi lepas.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar turun tujuh poin menjadi Rp 8.972-Rp 8.982 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 8.966-Rp 8.976.

Analis PT Bank Saudara Tbk, Rully Nova di Jakarta mengatakan Rabu, rupiah makin terpuruk karena dolar AS kembali menguat terhadap euro. Dolar AS terhadap euro naik menjadi 1.3362 dari sebelumnya 1.3622 dan terhadap yen turun menjadi 83,16 dari 83,29 yen. "Kami memperkirakan rupiah akan terus terpuruk hingga mendekati level Rp 9.000 per dolar," ucapnya.

Rully Nova mengatakan, rupiah juga mendapat tekanan dari melemah Bursa Efek Indonesia (BEI), menyusul merosotnya saham-saham di Wall Street. Namun aksi lepas rupiah relatif masih kecil, sehingga mata uang Indonesia hanya turun tipis, ujarnya.

Menurut dia, pelaku pasar masih melepas rupiah dalam jumlah yang kecil, mereka sebenarnya ingin melepas dolar untuk mencari untung. Namun kenaikan dolar yang berlanjut di pasar regional membuat pelaku menahan diri untuk melepasnya dan kembali membeli dolar, katanya.

Ia mengatakan, merosotnya rupiah pada Rabu ini memang sudah diperkirakan sebelumnya, karena faktor negatif akan berlanjut. Melemahnya bursa Wall Street terutama disebabkan memanas  hubungan Korea Selatan dan Korea Utara yang diperkirakan akan berlanjut.

Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sumber : Ant
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Upaya Pembunuhan Kim Jong Un, Film Ini Batal Putar
WASHINGTON DC -- Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang...