Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Garuda Kembali Mendarat di Amsterdam

Thursday, 03 June 2010, 04:26 WIB
Komentar : 0
Zarqoni Maksum/Antara
Pesawat Garuda
Pesawat Garuda

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Maskapai nasional, Garuda Indonesia, akhirnya secara resmi tiba kembali di Eropa melalui Bandar Udara Schipol, Amsterdam, Belanda, Rabu (2/5). Direncanakan, ke depan Garuda akan mengunjungi juga sejumlah kota-kota besar di Eropa.

Pesawat Airbus A330-200 dengan tujuan Amsterdam tersebut bertolak pukul 21.00 WIB dan tiba di Amsterdam tepat pukul 8 waktu setempat. Sebelum mendarat di Belanda, pesawat singgah dulu di Dubai. Sebanyak 222 penumpang diangkut oleh pesawat tersebut, di antara Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, Duta Besar Kerajaan Belanda di Indonesia Nicholas Van Dam, dan Duta Besar Uni Eropa di Indonesia, Julian Wilson. Ada juga beberapa anggota dewan dan petinggi Garuda.

Saat tiba di Bandara Schipol, pesawat Airbus milik Garuda langsung disemprot dengan tiga armada pemadam kebakaran di salah satu bandara terbesar di Eropa ini. Hal ini adalah bentuk sambutan dari pengelola Bandara Schipol. Rombongan Indonesia juga disambut oleh dua gadis berpakaian tradisional Belanda.

Menteri Negara BUMN dalam sambutannya sebelum pesawat bertolak mengatakan penerbangan ini adalah lompatan besar bagi Garuda. Ia juga mengatakan penerbangan kembali ke Eropa ini adalah hasil kerja keras Garuda dalam merestrukturisasi perusahaan. Penerbangan ini diharapkan bisa menjadikan Jakarta tujuan utama bagi pelancong dan pengusaha dari Eropa.  ''Jakarta diharapkan jadi pintu gerbang menuju Asia Tenggara dan Australia,'' harapnya.

Reporter : Fitriyan Zamzami
Redaktur : Budi Raharjo
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Satu Satu Aku Sayang Ibu,' Siswa SD di Amerika Bernyanyi dan Bermain Angklung
WASHINGTON DC -- Sekitar 200 siswa SD dari tiga negara bagian di Amerika mempergelarkan musik angklung di Washington DC. Mereka tampil dalam rangkaian...