Rupiah Pagi Melemah 25 Poin

Selasa, 01 Desember 2009 23:22 WIB
JAKARTA--Kurs Rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa (1/12) pagi turun 25 poin menjadi Rp9.475-Rp9.485 per Dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp9.450-Rp9.465. Penurunan dipicu kekhawatiran pelaku dengan krisis keuangan di Dubai.

Pengamat pasar uang, Edwin Sinaga di Jakarta, Selasa mengatakan, pelaku pasar agak hati-hati bermain di pasar uang, mereka bahkan cenderung melepas saham yang dimilikinya. Meski, pergerakan rupiah sampai saat ini masih berkisar Rp9.450 sampai Rp9.500 per dolar belum melewati batas psikologis Rp9.500 per dolar, katanya.

Dirut PT Finan Corpindo Nusa itu mengatakan, koreksi harga terhadap rupiah dinilai biasa, meski ada kasus krisis keuangan di Dubai. Krisis keuangan di Dubai diperkirakan tidak akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dunia. seperti di China dan India, serta di Indonesia.

Apalagi semua negara diperkirakan akan mencatat pertumbuhan ekonomi lebih baik dibanding tahun ini. Namun, yang dikhawatirkan adalah apabila para pelaku pasar menarik dananya dan dialihkan untuk membeli Euro dan Dolar sebagaimana terjadi pada 2008.

"Kalau itu terjadi maka rupiah akan terpuruk," ujarnya.

Ewin menilai krisis keungan Dubai bukan hal baru. "Kami optimis pasar akan menyambut pertumbuhan ekonomi dunia, sementara itu kasus krisis keuangan di Dubai merupakan masalah lama yang baru terungkap sekarang," ucapnya.

Ia mengatakan, pelaku pasar diharapkan tidak panik dalam menghadapi persoalan di Dubai. Sehingga tidak terbawa arus yang biasa diekspos oleh orang-orang yang mencari untung.

"Jadi tidak perlu dikhawatirkan, karena dalam hal ini, perbankan Indonesia juga kurang aktif melakukan transaksi bersama," ucap dia. ant/itz
Redaktur:


42 reads

Isi Komentar





atau login dengan Mahaka ID Anda