Senin, 25 Oktober 2010, 09:36 WIB

Pembiayaan Bank Permata Syariah Capai Rp 1,5 Triliun

Rep: Citra Listya Rini/ Red: Budi Raharjo
Bank Permata
Bank Permata

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Hingga akhir September 2010, pembiayaan Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Permata mencapai Rp 1,5 triliun atau tumbuh 20 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,2 triliun. Adapun sektor yang paling besar dibiayai oleh Permata Syariah adalah sektor pembiayaan kendaraan bermotor milik Federal Internasional Finance (FIF) sebesar Rp 650 miliar.

"Pembiayaan kita sampai September (2010) mencapai Rp1,5 triliun. Sebagian besar didistribusikan ke sektor korporasi, SME (small medium enterprise), mortgage dan konsumer.nTapi, paling besar itu ditopang oleh pembiayaan kendaraan bermotor sebesar Rp 650 miliar melalui FIF," kata Head Permata Syariah, Achmad K Permana kepada wartawan di Jakarta.

Untuk pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR), ia mengungkapkan sampai September 2010 mencapai Rp 300 miliar. Hingga akhir tahun 2010, Achmad mengatakan Permata Syariah berharap bisa membiayai KPR sebanyak Rp 400 miliar. Menurutnya, target ini lebih besar dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar Rp 200 miliar.

Menyinggung KPR syariah yang dimiliki Permata Syariah, Achmad menguraikan KPR yang menawarkan akad ijarah muntahiya bittamlik (IMBT), ini tumbuh baik. Mengingat pembiayaan KPR dengan akad IMBT ini sebagai pembiayaan yang pertama di sektor properti, ia mengatakan produk ini menjadi produk jagoan Permata Syariah. KPR syariah ini ditawarkan dengan jangka waktu lebih lama sampai 20 tahun.

"Sejak diluncurkan 2-3 bulan lalu, KPR IMBT ini sudah menembus angka Rp 75 miliar. "Mudah-mudahan sampai akhir tahun ini bisa mencapai Rp 100 miliar," kata Achmad.

Per kuartal pertama 2010, pembiayaan Permata Syariah tercatat Rp 1,3 triliun. Danjumlah tersebut, pembiayaan UKM dan KPR memiliki porsi 30 persen. Sisanya berasal dari pembiayaan joint finance dengan FIF Syariah sebesar 40 persen dan pembiayaan korporasi 30 persen. Hingga akhir 2010, Permata Syariah menargetkan pembiayaan Rp 1,7 triliun.