Pemerintah Dorong BSM Konsolidasi dan Menjalin Linkage

Jumat, 03 September 2010, 01:34 WIB
Musiron/Republika
Pemerintah Dorong BSM Konsolidasi dan Menjalin Linkage
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kementerian Negara Koperasi dan UKM mendorong bank pelaksana kredit usaha rakyat (KUR) untuk terus menyalurkan kredit dari pemerintah tersebut, termasuk Bank Syariah Mandiri (BSM). Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Choirul Djamhari, mengatakan pihaknya pun mendorong BSM untuk terus melakukan konsolidasi internal dan menjalin program kemitraan dengan koperasi jasa keuangan syariah (KJKS), Baitul Maal wat Tamwil (BMT), maupun Baitul Qiradh.

Choirul mengamati konsentrasi penyaluran BSM saat ini belum berimbang antara sektor misalnya perdagangan, jasa, dan pertanian. Selain itu, lanjutnya, hal yang menjadi kendala lainnya adalah karena scope bisnis BSM belum menjangkau ke wilayah sampai kecamatan dan masih terkonsentrasi di kota besar.

Padahal, ujar Choirul, BSM diharapkan lebih berperan terutama di basis masyarakat muslim yang dominan. ''Ini merupakan masalah klasik dan saya yakin ini hanya kendala teknis. Karena itu kami menyarankan agar BSM melakukan konsolidasi internal dan menjalin kerja sama dengan KJKS, BMT, atau Baitul Qiradh,'' kata Choirul saat dihubungi Republika, Kamis (2/9).

Ia pun meyakini, sumber daya eksisting BSM saat ini masih mampu meningkatkan jangkauan layanan hingga ke daerah-daerah yang potensial dimasuki ke BSM. Di sisi lain ia pun mendorong BSM menjalin kerja sama dengan lembaga keuangan mikro syariah lainnya yang terseleksi. ''Jumlah KJKS, BMT, Baitul Qiradh kan banyak dan tersebar. Sebagian juga sudah berpengalaman jadi BSM bisa menjalin linkage program dengan mereka,'' cetus Choirul.

BSM termasuk salah satu bank angkatan pertama yang dilibatkan sebagai pelaksana KUR karena untuk melengkapi variasi layanan masyarakat yang berbasis syariah. BSM pun saat ini menjadi satu-satunya bank syariah pelaksana KUR. Namun dengan semakin banyak bank syariah bermunculan, Choirul menuturkan pihaknya akan melihat minat bank syariah jika memang tertarik dalam penyaluran KUR.

Redaktur: Budi Raharjo
Reporter: Yogie Respati
Ibnu Umar r.a. berkata, "Nabi pernah menjama shalat magrib dan isya ketika di Jama (Muzdalifah). Tiap-tiap shalat dari keduanya itu didahului dengan iqamah. Beliau tidak mengerjakan shalat sunnah antara keduanya dan tidak pula setelah selesai tiap-tiap shalat."(HR Bukhari)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...