Jakarta Penyumbang Terbesar Aset BMI

Rabu, 11 Agustus 2010, 02:42 WIB
Amin Madani/Republika
Jakarta Penyumbang Terbesar Aset BMI
BMI

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--DKI Jakarta tetap menjadi magnet bisnis bagi lembaga keuangan syariah untuk berkembang. Bank Muamalat Indonesia pun menambah kantor cabangnya di Jakarta pada Selasa (10/8).

Direktur BMI, Andi Buchari, mengatakan BMI tidak hanya gencar berekspansi ke daerah, namun juga tetap intens menggarap nasabahnya di wilayah ibukota ini. ''Sebagai pusat bisnis DKI Jakarta masih sangat potensial baik dari sisi funding maupun financing. Dari aset BMI saat ini sebesar Rp 16,5 triliun, DKI Jakarta menyumbang sekitar Rp 7 triliun,'' katanya kepada Republika usai peluncuran kantor cabang Pondok Indah, Selasa (10/8).

Andi memaparkan, dalam rencana bisnis BMI memang akan tetap memperluas jaringannya di wilayah Jabodetabek dan Serang, selain merambah ke daerah lainnya. Ia menuturkan di tahun ini BMI akan membuka sekitar 50 kantor baru dan hingga saat ini sekitar 50 persen kantor baru sudah dibuka dan siap menjalankan bisnis.

Setelah membuka kantor di Jakarta, lanjut Andi, pihaknya akan membuka jaringan baru di Jawa Timur, Sulawesi dan Sumatra. Sementara untuk wilayah Indonesia timur pihaknya akan mengoptimalkan bisnis di sana. ''Untuk wilayah Jawa akan kita penuhi dulu, lalu lanjut ke Sumatra dan Sulawesi. Selain membuka jaringan baru kita kan juga meningkatkan kualitas kantor dengan melakukan renovasi dan menambah jaringan elektronik,'' jelasnya.

Redaktur: Budi Raharjo
Reporter: Yogie Respati
Dari Ibnu Abbas Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Tidak ada kewajiban mencukur bagi perempuan, namun mereka cukup memendekkannya." (HR Muslim)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...