Minggu, 20 Jumadil Akhir 1435 / 20 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

BI Berencana Buat Film Animasi Perbankan Syariah

Jumat, 06 Agustus 2010, 04:17 WIB
Komentar : 0
Ilustrasi
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Untuk mendorong perkembangan perbankan syariah, sosialisasi secara gencar terus dilakukan. Bank Indonesia pun berencana membuat film seri animasi untuk memperkenalkan perbankan syariah sejak dini pada anak-anak.

Kepala Biro Penelitian, Pengembangan, dan Pengaturan Perbankan Syariah Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia, Tirta Segara, berencana melakukan sosialisasi hingga tingkat sekolah dasar dengan misalnya membagikan disk tentang perbankan syariah. ''Ada juga rencana membuat film seri mengenai perbankan syariah. Kita lihat Upin-Ipin sangat sederhana tapi digemari. Kalau tahun depan budget mencukupi kita ingin buat seri seperti itu,'' ungkapnya di Jakarta, Kamis (5/8).

Langkah tersebut, ujarnya, juga menjadi bentuk edukasi kepada anak-anak sejak dini mengenai perbankan syariah. Sebelumnya BI bersama dengan sejumlah bank syariah ikut meramaikan sejumlah pameran, seperti di Real Estate Indonesia Expo dan Indonesia International Motor Show.

Tirta menuturkan, dari IIMS yang digelar pekan lalu bank syariah cukup berhasil menggaet nasabah simpanan baru. ''Selama IIMS berlangsung ada lebih dari 250 nasabah yang membuka rekening simpanan di bank syariah dan malah ada yang langsung menyetor dana sampai Rp 500 juta,'' ungkapnya.

Reporter : Yogie Respati
Redaktur : Budi Raharjo
Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya( (HR. Al-Baihaqi) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar