Pangsa Pasar Bank Syariah Hanya 2,46 Persen

Thursday, 29 July 2010, 01:54 WIB
Republika
Pangsa Pasar Bank Syariah Hanya 2,46 Persen
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia, Riawan Amin mengatakan, pangsa pasar bank syariah hanya 2,46 persen. "Sulit bisa mencapai tiga persen, meski sebenarnya tidak layak bagi Indonesia yang penduduknya mayoritas Muslim," ujarnya. Target pangsa pasar bank syariah yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) pada tahun 2010 adalah lima persen.

Masalahnya, menurut Riawan Amin, bank syariah kesulitan untuk meningkatkan modal yang dimiliki hanya satu persen dibandingkan dengan bank konvensional.
Dalam perhitungan kasarnya, modal bank konvensional mencapai Rp 260 triliun, sementara bank syariah sekitar Rp 2,5 triliun. "Bila modalnya terbatas ya sulit untuk tumbuh lebih jauh," tuturnya.

Ia mengatakan, untuk menggenjot pangsa pasar syariah, Bank Indonesia dan pemerintah harus lebih berperan. Tanpa dukungan dua pihak itu, sulit untuk meningkatkan pangsa pasar bank syariah.

Dalam lima tahun terakhir, aset bank syariah rata-rata mengalami pertumbuhan 60 persen. Meski aset tumbuh menggembirakan, pangsanya dibanding bank konvesional masih terbatas.

Riawan mengatakan, masalah yang dihadapi perbankan syariah saat ini adalah sumber daya manusia terutama berada di level eksekutif. "Ini terkait dengan SDM, di mana di bank syariah itu masalahnya pada level pimpinan, kalau level bawah yang punya semangat syariah, tapi di level eksekutif tidak," katanya.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: Antara
Kisah memburu keledai liar. Rasulullah saw bersabda kepada para shahabatnya yg sedang mengenakan ihram: "Apakah ada seseorang di antara kalian yang memberikan isyarat untuk berburu?" Mereka menjawab: "Tidak. Beliau bersabda: "Makanlah sisa daging yang masih ada." Muttafaq Alaihi.(HR Muslim)
Aris Setiawan, Wednesday, 14 March 2012, 11:16

makasih,,

Balas
hanif, Thursday, 29 July 2010, 16:54

makanya bro, jasa peminjaman uang jangan tinggi2. masa mau beli rumah, kalau di hitung2 lebih mahal dr pada bank konvensional. lihat di milist2, pendapat mereka hampir semua spt ini.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Batalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap jalannya program penghematan BBM bersubsidi. Sebab,...