Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Masyarakat Bandung Minati Gadai Emas BRI Syariah

Tuesday, 20 April 2010, 02:23 WIB
Komentar : 0
Pandega/Republika
BRI Syariah
BRI Syariah

BANDUNG--BRI Syariah menargetkan layanan gadai emas di seluruh cabangnya pada tahun ini. Produk gadai emas ini dinilai cukup diminati oleh nasabah di Kota Bandung.

Menejer Cabang BRI Syariah Bandung, Rois Muhammad Iyon, mengungkapkan hanya dalam waktu dua pekan BRI Syariah Cabang Citarum-Bandung sudah berhasil mengumpulkan porto folio senilai Rp 1,3 miliar dari produk gadai emas ini. '’Kami memiliki program berkebun emas. Jadi, gadai emas ini sasarannya bukan hanya untuk nasabah yang memerlukan uang sesaat tapi juga untuk investasi dalam jangka waktu tertentu,’’ ujarnya kepada wartawan usai acara Peresmian Kantor Cabang Pembantu BRI Syariah Setiabudi, Bandung, Senin (19/4).

Rois mengatakan, program berkebun emas tersebut merupakan program baru sebagai alternatif investasi dengan emas. Beberapa nasabah, bahkan ada yang menginvestasikan emasnya hingga 3 kilogram. Nasabah yang menggunakan produk ini, jelasnya, sekitar 30-40 persen memang nasabah lama atau nasabah yang memang sudah memiliki rekening di BRI Syariah.

Namun, sisanya merupakan nasabah baru. '’Khusus nasabah baru, selain produk gadai emas kami bisa menawarkan juga produk yang lain. Jadi, awalnya mereka tidak memiliki rekening di BRI Syariah jadi punya,’’ katanya.

Meskipun minat terhadap produk gadai emas itu cukup tinggi, kata Rois, namun pihaknya terus berupaya untuk terus menambah nasabah program tersebut. Salah satunya, dengan membuat program yang hadiahnya diberikan dalam bentuk emas. Yaitu, program hujan emas.

TAGS # #
Reporter : Arie Lukihardianti
Redaktur : Budi Raharjo
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Karya Seni Sebagai Media Dakwah
JAKARTA -- Seni dan agama kerap dipandang sebagai sesuatu yang bertolak belakang. Akan tetapi menurut Ustaz Erick Yusuf, seni dan agama memiliki koherensi...