Selasa , 10 Oktober 2017, 21:18 WIB

Itjen Kemenkeu Kawal Pemanfaatan Pusat Logistik Berikat

Red: Dwi Murdaningsih
bea cukai
Pengawasan pusat logistik berikat (ilustrasi).
Pengawasan pusat logistik berikat (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, CAKUNG -- Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan turut aktif mengawal fungsi pelayanan dan pengawasan Pusat Logistik Berikat (PLB) yang dilakukan oleh Bea Cukai. Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Sumiyati mengungkapkan bahwa upaya ini dilakukan demi menjamin pelaksanaan peraturan demi mencapai keamanan pemanfaatan keuangan negara.

“Itjen akan mengawasi agar berjalan dengan baik, comply dengan peraturan yang berlaku dan menjamin keuangan negara agar dapat dimanfaatkan secara efisien dan efektif untuk menjalankan urat nadi perekonomian negara,” kata Sumiyati dalam kunjungan kerjanya ke warehouse PT CKB, Senin (9/10).
 
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kanwil DJBC Jakarta Oentarto Wibowo mengungkapkan bahwa dalam menghadapi perkembangan PLB yang sangat pesat, Bea Cukai dituntut untuk melakukan perbaikan dari berbagai sisi. 
 
“Saat ini sudah ada kurang lebih 40 PLB tersebar di seluruh Indonesia dan untuk menghadapi ini Bea Cukai harus siap dari sisi aturan, update IT dan peningkatan kemampuan SDM yang terlibat langsung, khususnya dalam pelayanan dan pengawasan PLB. Selain itu penting juga untuk meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait," kata dia.
 
Oentarto juga  menyampaikan dengan adanya PLB diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada Perekonimian Negara yang signifikan untuk menambah pendapatan Negara. Itjen sangat berharap agar Bea Cukai dan para pelaku bisnis PLB harus mengikuti aturan yang berlaku sehingga adanya PLB benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan negara. Para pelaku usaha PLB juga diharapkan dapat selalu konsisten menjaga validitas data atau dokumen yang terkait dengan proses bisnis PLB.