Selasa , 10 October 2017, 16:11 WIB

Pertemuan Bea Cukai se-ASEAN Bahas Kualitas SDM

Red: Dwi Murdaningsih
bea cukai
Pertemuan Bea Cukai se-ASEAN menggelar pertemuan Customs Capacity Building Working Group (CCBWG) ke-21 pada 10-12 Oktober 2017 di Yogyakarta.
Pertemuan Bea Cukai se-ASEAN menggelar pertemuan Customs Capacity Building Working Group (CCBWG) ke-21 pada 10-12 Oktober 2017 di Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Negara-negara ASEAN melakukan pertemuan terkait penguatan standar mutu sumber daya manusia dan modernisasi administrasi kepabeanan ASEAN. Pertemuan ini dijadwalkan dalam kalender kerja ASEAN 2017, yaitu Customs Capacity Building Working Group (CCBWG) ke-21 pada 10-12 Oktober 2017 di Yogyakarta.

ASEAN Customs telah membuat kemajuan penting dan hasil nyata dalam pelaksanaan Rencana Strategis Pengembangan Kepabeanan dan menunjukkan upaya terus-menerus dalam proses modernisasi dan kontribusi terhadap peningkatan daya saing ASEAN.  
 
“CCBWG sebagai kelompok kerja dengan tanggung jawab besar diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas dan integritas kepabeanan sehingga tidak terjadi timpang antarnegara di regional asean dalam hal modernisasi,” kata Kakanwil DJBC Jateng DIY Parjiya, Selasa (10/10).
 
Dalam pertemuan CCBWG ini, akan dibahas sejumlah agenda penting, yaitu reformasi dan modernisasi administrasi kepabeanan, pengembangan administrasi sumber daya manusia, mengurangi kesenjangan kualitas SDM kepabeanan di ASEAN dan Knowledge Based Service (Pelayanan Berbasis Pengetahuan).
 
Direktur Kapatuhan Internal Hendra Prasmono yang juga bertindak sebagai Chairperson CCBWG di Yogyakarta mengatakan, keikutsertaan Indonesia pada CCBWG ini bisa memperkuat posisi Indonesia dalam mata rantai pasokan regional melalui investasi asing pada sektor-sektor produktif yang tersedia. "Dan diharapkan peran Indonesia harus lebih strategis dalam mengawal perundingan yang dapat menjaga kepentingan nasional. Untuk itu Direktorat Jenderal Bea dan Cukai harus berperan aktif dalam perundingan ini demi mengawal pengembangan standar mutu kepabeanan yang akan dijalankan nantinya dalam kerangka CCBWG ini,” kata Hendra Prasmono.