Senin , 14 Agustus 2017, 20:17 WIB

Bank Mandiri Dukung Aktivitas Bea Cukai Entikong

Red: Dwi Murdaningsih
bea cukai
Bea Cukai dan PT Bank Mandiri Tbk, melakukan Implementasi Layanan Mini automatic teller machine (ATM) di Pos Lintas Batas Negara Entikong.
Bea Cukai dan PT Bank Mandiri Tbk, melakukan Implementasi Layanan Mini automatic teller machine (ATM) di Pos Lintas Batas Negara Entikong.

REPUBLIKA.CO.ID, ENTIKONG – Bea Cukai dan PT Bank Mandiri Tbk, melakukan Implementasi Layanan Mini automatic teller machine (ATM) di Pos Lintas Batas Negara Entikong. Mesin mini ATM tersebut bertujuan untuk membantu Bea Cukai dalam meningkatkan penerimaan negara dari aktivitas ekspor dan impor melalui pembayaran non tunai.

Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis Bea Cukai, Sugeng Apriyanto mengingatkan kembali nawacita Presiden Jokowi untuk meningkatkan pembangunan dari daerah pinggiran, seperti perbatasan Entikong. Untuk mendukung hal tersebut, maka dibuatlah mini ATM ini untuk menghimpun penerimaan negara berupa bea masuk dan pajak dalam rangka impor.

 
"Ketika orang datang ke Indonesia melewati PLBN Entikong, dan diharuskan membayar bea masuk serta pajak dalam rangka impor atas barang yang dibawanya, mereka dapat membayarnya melalui mini ATM ini," kata dia.

Direktur Government Mandiri, Kartini Sally menambahkan selain berfungsi menambah pundi-pundi ke kantong negara, tujuan penting lain adalah untuk mempercepat pelayanan dalam pencatatan pelaporan keuangan setelah bertransaksi menggunakan ATM mini tersebut. Saat ini, Bank Mandiri telah melakukan kerjasama dengan Bea Cukai untuk membuka layanan mini ATM di beberapa kantor pelayanan Bea Cukai."Telah terdapat 54 kantor pelayan yang telah di proses, dan ada 14 diantaranya telah diresmikan," kata Kartini Sally.

 
Ia juga memberikan contoh daerah yang saat ini telah bekerja sama dengan Bank Mandiri menggunakan mesin tersebut, yaitu Bandara I Ngurah Rai Denpasar yang merupakan wilayah pengawasan dari Kantor Bea Cukai Denpasar. Pada semester I tahun 2017, penerimaan negara memperoleh hingga Rp 1,2 miliar, sementara penerimaan pada akhir tahun 2016 lalu sebesar Rp 1,3 miliar.
 
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Kalbagbar, Saipullah Nasution mengatakan Kantor Bea Cukai Entikong pada akhir tahun lalu memperoleh penerimaan mencapai Rp 840 juta. Dengan adanya mesin ini ia berharap penerimaan negara tahun ini dari Entikong akan bertambah. Dia berharap nantinya akan ada realisasi pembangunan terminal barang di Perbatasan Entikong.