Senin , 17 April 2017, 09:40 WIB

Bea Cukai Bengkalis Sita 125 Kotak Rokok Ilegal

Red: Dwi Murdaningsih
Antara/Yusran Uccang
Petugas Beacukai merapikan kardus berisi rokok ilegal hasil sitaan di Kantor Beacukai Sulsel di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (10/4).
Petugas Beacukai merapikan kardus berisi rokok ilegal hasil sitaan di Kantor Beacukai Sulsel di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (10/4).

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKALIS -- Bea dan Cukai Bengkalis, Provinsi Riau mengamankan sebanyak 125 kotak atau slop rokok ilegal merek 555 dari Kota Batam, di Pelabuhan Bandar Sri Laksmana Bengkalis. "Kita mendapatkan informasi dari masyarakat, dan saat dilakukan pemeriksaan di pelabuhan BSL pelaku yang merupakan warga Bengkalis ini membawa barang lebih dari ketentuan yang berlaku," kata Kepala Kantor Bea dan Cukai bengkalis, melalui Kasi Penindakan Enrico di Bengkalis, Kamis (13/4).

Ia menjelaskan, penangkapan berlangsung pada Rabu (12/4) sekira pukul 13.00 WIB. Dia mengatakan, pelaku seorang perempuan berinisial D sekitar 40 tahunan ini merupakan Penumpang Ferry Batam Jet, saat dilakukan pemeriksaan dia sontak melakukan perlawanan. "Secara sepontan dia menggigit petugas, kemungkinan karena tidak terima diperiksa," ujar dia.

Rokok tersebut tidak boleh diperjual belikan di Bengkalis dan hanya bebas diperjual belikan di Batam, dan rokok sebanyak 125 kotak itu senilai Rp 20 juta rupiah.
"Nilainya kisaran Rp 20 juta, dan untuk pelaku tidak kita lakukan penahanan, hanya kita panggil saat dimintai keterangan," ujarnya.

Sementara itu, katanya, rokok tersebut akan dimusnahkan setelah adanya persetujuan pemusnahan. Saat ini, rokok ilegal itu diamankan digudang Bea Cukai Bengkalis.

 

baca juga: Bea Cukai Gelar Lokakarya Audit Kerja Sama dengan IAPI

Sumber : antara