Senin 22 Mar 2021 11:24 WIB

Infografis: Heboh Rencana Impor Beras

Rencana impor beras karena stok cadangan Bulog berada di titik terendah.

Foto: Tim infografis Republika
Impor beras

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 4 Maret 2021 menyampaikan pemerintah berkomitmen untuk menjaga ketersediaan, termasuk stabilisasi pasokan dan harga komoditas pangan dalam negeri di tengah pandemi Covid-19. Idealnya, Bulog harus menjaga ketersediaan beras 1 juta ton sampai 1,5 juta ton di gudang.

Perum Bulog pada 5 Maret 2021 mengonfirmasi mendapatkan penugasan untuk melakukan impor beras sebanyak 1 juta ton pada tahun ini. 

Baca Juga

Aliansi Petani Indonesia menyesalkan rencana pemerintah untuk mengimpor beras sebanyak 1 juta ton pada tahun ini di tengah proyeksi produksi beras yang mampu mencukupi kebutuhan domestik.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan penyebab dibukanya rencana impor beras karena stok beras cadangan di Bulog yang mencapai titik terendah.

Fakta angka:

1 juta ton

Penugasan pemerintah untuk impor beras oleh Bulog

3,6 juta ton

Kapasitas total gudang Bulog

800 ribu ton

Persediaan beras di gudang Bulog saat ini

275 ribu ton

Sisa beras hasil impor periode 2018

5,37 juta ton

Perkiraan BPS terkait kenaikan produksi gabah periode Januari-April 2021

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement