Kamis 28 Jan 2021 22:50 WIB

Ditinggal Kabur Temannya, Bandit Motor ini Pasrah Dikepung Warga

Bandit motor dikepung warga, teman aksinya memilih kabur.

Rep: jatimnow.com/ Red: jatimnow.com
.
.

jatimnow.com - Seorang bandit tepergok saat mencuri motor di depan toko bangunan Jagat Jaya Keputih Tegal Gang 8, Surabaya. Kini pelaku diamankan Unit Reskrim Polsek Sukolilo.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.15 Wib, Selasa (16/1/2021). Pelaku bernama Firman Hidayatulah (22), warga Dusun Burlanjang, Desa Rapalaok, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura.

Kapolsek Sukolilo, Kompol Subiyantana mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, pelaku Firman beraksi bersama satu rekannya berboncengan motor mencari sasaran.

Sampai di TKP, pelaku langsung turun menuju motor yang diincar dan merusak rumah kunci kontak menggunakan kunci T. Setelah berhasil, pelaku berusaha membawa kabur motor tersebut.

"Sepengakuanya mereka berangkat bersama dari Madura menuju Surabaya dengan niat mencuri motor. Tersangka Firman ini yang berperan sebagai eksekutor dan temannya (DPO) sebagai joki," terang Subiyantana, Kamis (28/1/2021).

Namun saat mencoba membawa kabur motor Honda Beat bernopol W 4323 UA milik Arifin (28), warga Sedati, Sidoarjo tersebut, Firman tepergok. Saat korban berteriak maling, Firman loncat dari motor curian dan berlari sekencang-kencangnya.

Teriakan korban sontak memancing perhatian warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi yang langsung mengejar Firman. Firman pun hanya bisa pasrah, lantaran temannya kabur meninggalkannya menggunakan motor sarana.

Saat Firman terkepung, sejumlah anggota Unit Reskrim Polsek Sukolilo yang dipimpin Kanitreskrim Iptu Zainul Abidin yang sedang melakukan kring serse sampai di lokasi. Setelah meredam emosi warga, Abidin dan timnya membawa Firman ke mapolsek.

"Kasusnya masih kami kembangkan untuk mengetahui TKP lainnya, termasuk memburu pelaku satunya yang saat ini sudah kami jadikan DPO," sambung Abidin.

Dari hasil pemeriksaan sementara terungkap bahwa telah melakukan aksinya di tiga lokasi. Pertama di wilayah Stikom Surabaya tapi gagal. Kedua beraksi di wilayah Gresik dan ketiga di Keputih, Surabaya tersebut.

Saat diperiksa, Firman bahkan menunjukkan KTP dengan nama Zainal Abidin, yang ternyata milik tetangganya satu kampung. Identitas Firman baru terungkap setelah penyidik mendapatkan kartu keluarga yang dibawanya.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan jatimnow.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab jatimnow.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement